Rupiah Mandek di Rp14.554 per Dolar AS

CNN Indonesia
Rabu, 11 Mei 2022 15:45 WIB
Rupiah stagnan di posisi Rp14.554 per dolar AS pada Rabu (11/5) dibandingkan kemarin sore. Rupiah stagnan di posisi Rp14.554 per dolar AS pada Rabu (11/5) dibandingkan kemarin sore. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto).
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.554 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Rabu (11/5) sore. Mata uang Garuda stagnan alias tidak berubah dibanding perdagangan Selasa (10/5)sore.

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp14.546 per dolar AS atau stagnan dengan Selasa kemarin.

Sementara, mayoritas mata uang Asia lain tampak menguat, seperti peso Filipina 0,19 persen, rupee India 0,07 persen, yuan China 0,13 persen, dolar Singapura 0,3 persen, ringgit Malaysia 0,06 persen, yen Jepang 0,34 persen, dan won Korea Selatan 0,04 persen.


Namun, baht Thailand melemah 0,16 persen, sedangkan dolar Hong Kong stagnan. Sedangkan, mata uang utama negara maju kompak berada di zona hijau.

Rubel Rusia menguat 1,59 persen, dolar Australia 0,62 persen, dolar Kanada 0,32 persen, franc Swiss 0,46 persen, poundsterling Inggris 0,26 persen, dan euro Eropa juga menguat 0,26 persen.

Analis komoditas Ariston Tjendra mengatakan rupiah sempat menguat terhadap dolar AS mengikuti membaiknya sentimen pasar terhadap risiko. Pelaku pasar memanfaatkan momen buy on dip.

"Tapi penguatan tertahan dan rupiah ditutup stagnan karena sentimen kenaikan suku bunga acuan AS yang lebih agresif masih cukup besar di pasar," ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Ariston menyebut malam ini AS akan merilis data inflasi konsumen April. JIka data inflasi masih tinggi, yakni di atas 8 persen, hal ini akan semakin menguatkan ekspektasi kenaikan suku bunga acuan AS yang agresif.

"Rupiah mungkin bisa tertekan terhadap dolar AS besok," tandasnya.

[Gambas:Video CNN]



(mrh/bir)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER