Pemerintah Raup Rp4 Triliun dari Lelang Enam Sukuk

Safyra Primadhyta | CNN Indonesia
Rabu, 18 Mei 2022 12:45 WIB
Pemerintah meraup Rp4,27 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (17/5). Pemerintah meraup Rp4,27 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (17/5). Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah menyerap Rp4,27 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara. Raupan dana itu 25 persen dari total penawaran yang masuk sebesar Rp17,02 triliun.

"Pemerintah melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara pada tanggal 17 Mei 2022 untuk seri SPNS15112022, PBS031, PBS032, PBS029, PBS034, dan PBS033," jelas Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (18/5).

Jika dirinci, serapan dana terbesar berasal dari seri PBS029 sebesar Rp1,45 triliun. Surat utang yang jatuh tempo pada 15 Maret 2034 ini menawarkan tingkat imbalan senilai 6,37 persen dengan imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang 7,04 persen.


Kemudian, seri PBS034 mengekor dengan nilai Rp1,23 triliun dan akan jatuh tempo pada 15 Juni 2039. Pemerintah memberikan tingkat imbalan sebesar 6,5 persen dan yield rata-rata tertimbang 7,24 persen.

Selanjutnya, pemerintah menyerap Rp802 miliar dari seri PBS033. Seri sukuk ini bakal jatuh tempo pada 15 Juni 2047 dan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,75 persen.

Dari seri PBS032, pemerintah meraup Rp545 miliar dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 4,87 persen. Jatuh tempo seri sukuk ini pada 15 Juli 2026.

Kemudian, seri SPNS15112022 meraup Rp125 miliar dengan tingkat imbal diskonto. Adapun tanggal jatuh temponya ialah 15 November 2022.

Sementara itu, seri PBS031 menerima tawaran masuk Rp2,86 triliun, namun tak ada yang dimenangkan dari seri tersebut.

[Gambas:Video CNN]



(wel/sfr)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER