Sandiaga Nilai Wisata Religi Mampu Bangkitkan Ekonomi Wonosobo

Kemenparekraf | CNN Indonesia
Minggu, 03 Jul 2022 15:18 WIB
Saat berziarah ke makam Mbah Kyai Walik di Kabupaten Wonosobo, Menparekraf Sandiaga Uno menilai wisata sejarah itu sebagai potensi yang luar biasa. Saat berziarah ke makam Mbah Kyai Walik di Kabupaten Wonosobo, Menparekraf Sandiaga Uno menilai wisata sejarah itu sebagai potensi yang luar biasa. (Foto: Arsip Kemenparekraf)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menilai wisata sejarah yang ada di Kabupaten Wonosobo sebagai potensi yang luar biasa.

Sandiaga yakin, wisata sejarah itu akan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat, yakni dengan menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja baru.

"Ini adalah potensi wisata yang sangat luar biasa yang bisa menggerakkan ekonomi untuk kebangkitan ekonomi umat, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja," ujar Sandiaga dalam kunjungannya ke Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Minggu (3/7).

Tak hanya wisata religi dengan berziarah ke makam Mbah Kyai Walik, Sandiaga juga melihat potensi ekonomi kreatif terkait pengembangan domba Texel. Domba yang berasal dari Pulau Texel, Belanda itu disebut memiliki bulu wol halus berbentuk spiral dan berwarna putih, yang dapat dipintal untuk dijadikan benang sebagai bahan baku kain tenun khas Wonosobo.

"Tenun berbasis bulu domba yang memiliki keunggulan, selain dagingnya lebih cepat (gemuk) dari kambing atau domba lokal, juga bulunya bisa dijadikan tenun yang sangat indah dan juara satu dalam lomba karya," kata Sandiaga.

"Ini hanya beberapa potensi, mudah-mudahan ini bisa mengangkat sektor wisata di Wonosobo, selain Dieng juga beberapa potensi lainnya," tambahnya.

Makam Mbah Kyai Walik yang berada di Masjid Al Manshur, Jalan masjid Nomor 13 Kauman Utara, Kelurahan Wonosobo Timur, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah tak pernah sepi dari peziarah.

Setiap hari, ratusan masyarakat memenuhi area makam Mbah Kyai Walik sebagai pendiri Wonosobo yang diapit makam dua ulama lainnya, yakni Kyai Kolodete dan Kyai Karim. Kyai Walik diketahui merupakan sosok ulama asal Yaman yang bernama asli Abdul Khaqam.

Menurut sejarah, Kyai Walik pertama kali datang ke Indonesia dan tinggal di kediaman Sunan Kudus. Empat tahun kemudian, Sunan Kalijaga mengajaknya berdakwah. Sunan Kalijaga berdakwah di wilayah Jawa Tengah bagian selatan hingga Mataram, sedangkan Kyai Walik berdakwah di wilayah Wonosobo.

(rea/rea)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER