Imbal Hasil Obligas AS Naik, Harga Emas Lesu di Rp975 per Gram

tim | CNN Indonesia
Selasa, 22 Nov 2022 08:51 WIB
Harga jual emas Antam berada di posisi Rp975 ribu per gram pada Selasa (22/11), turun Rp3.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Harga jual emas Antam berada di posisi Rp975 ribu per gram pada Selasa (22/11), turun Rp3.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA).
Jakarta, CNN Indonesia --

Harga jual emas PT Aneka Tambang (Tbk) atau Antam berada  di posisi Rp975 ribu per gram pada Selasa (22/11). Harga emas Antam ini turun Rp3.000 dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya.

Begitu juga harga pembelian kembali (buyback) turun Rp5.000 ke Rp879 ribu.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp537 ribu, 2 gram Rp1,8 juta, 3 gram Rp2,81 juta, 5 gram Rp4,65 juta, 10 gram Rp9,2 juta, 25 gram Rp22,98 juta, dan 50 gram Rp45,89 juta. 

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp91,71 juta, 250 gram Rp229,01 juta, 500 gram Rp457,82 juta, dan 1 kilogram Rp915,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Pembeli yang tidak menyertakan NPWP dikenakan potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara itu, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX menguat 0,09 persen menjadi US$1.756,1 per troy ons. Begitu juga harga emas di perdagangan spot menguat 0,15 persen di US$1.740,6 per troy ons pada pagi ini.

Senior Analis DCFX Lukman Leong memperkirakan harga emas akan turun oleh naiknya imbal hasil obligasi AS setelah pernyataan pejabat The Fed yang akan kembali menaikkan suku bunga.

"Emas turun oleh dolar AS dan imbal hasil obligasi AS yg naik, setelah President Fed Cleveland Loretta Mester memberikan statement hawkish apabila mereka perlu lebih banyak data sebelum mulai menghentikan kenaikan suku bunga," katanya kepada CNNIndonesia.com.

Hari ini, Lukman memperkirakan harga emas internasional berada dalam rentang support US$1.720 per troy ons dan resistance US$1.750 per troy ons.

[Gambas:Video CNN]



(fby/dzu)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER