Erick Putuskan Hubungan Bina Karya dari BUMN, Jadi Milik Otorita IKN

tim | CNN Indonesia
Selasa, 06 Des 2022 19:45 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir memutuskan hubungan BUMN dengan Bina Karya. Kini, perusahaan konsultan teknik konstruksi itu beroperasi di bawah Otorita IKN. Menteri BUMN Erick Thohir memutuskan hubungan BUMN dengan Bina Karya. Kini, perusahaan konsultan teknik konstruksi itu beroperasi di bawah Otorita IKN. (CNNIndonesia/Adi Ibrahim).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri BUMN Erick Thohir memastikan PT Bina Karya (Persero), perusahaan konsultan teknik konstruksi, lepas dari statusnya sebagai BUMN kemudian beralih menjadi milik Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Sudah. Sudah selesai (proses pengalihan). Jadi kan begini, rencana IKN itu salah satunya kan bagaimana mempunyai badan usaha yang bisa mengelola aset-aset secara transparan," tutur Erick di Istana Presiden Jakarta, dilansir Antara, Selasa (6/12).

"Kalau membentuk (perusahaan) baru itu kan di BUMN, masih banyak perusahaan yang memang sudah tidak masuk menjadi 'blue-printnya' BUMN. Nah, salah satunya itu diambil, saya rela. Kan makin bagus, orang mau nutup ratusan (BUMN) kok," lanjut Erick.

Bina Karya, sambung dia, akan beroperasi di bawah Otorita IKN. "Sudah clear (jelas). Tidak ada hubungan dengan BUMN. Itu langsung antara IKN sama pemerintah pusat, cuma kita kasih cangkangnya," ungkapnya.

Itu berarti, aset Bina Karya pun akan menjadi milik Otorita IKN sepenuhnya. "Pemegang saham bukan di saya, kan asetnya kita sudah lepas semua. Kita hanya memberikan PT-nya dan itu dijadikan tentu cangkang buat kegiatan di IKN," terang Erick.

Sebelumnya, Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono menyebut memerlukan badan usaha agar hubungan dengan pengusaha dan calon investor menjadi lebih lincah. Sementara Otorita IKN nantinya akan mengatur dari sisi pemerintahannya.

Untuk memuluskan hal itu, tujuan dan fokus Bina Karya nantinya akan dirumuskan ulang. Salah satu upayanya, perlu mengubah Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1962 tentang Pendirian Perusahaan Negara.

Proses merumuskan ulang tujuan dan fokus Bina Karya, lanjut Bambang, akan dimatangkan dalam waktu 2-3 pekan ke depan, sehingga badan usaha tersebut akan sesuai dengan kebutuhan Otorita IKN.

Adapun, untuk mendekati calon investor, penjajakan dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi pada 18 Oktober 2022 lalu.

Dari jajak pasar itu, diharapkan mampu menjaga kepercayaan dan keyakinan pasar, terutama para calon investor yang sudah memberikan Letter of Interest untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN.

[Gambas:Video CNN]



(bir/bir)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER