icon-close
Warga beraktivitas di wilayah padat penduduk pesisir Muara Baru, Jakarta, Selasa (7/1). Kemiskinan masih menjadi beban ekonomi Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan tingkat kemiskinan di Indonesia menunjukkan tren penurunan yang signifikan sepanjang 2024. Tercatat, kemiskinan Indonesia yang berada di angka 9,36 persen pada 2023 berhasil turun menjadi 9,03 persen pada 2024. Hal ini diikuti tingkat kemiskinan ekstrem yang juga menurun dari 1,12 persen menjadi 0,83 persen. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Selain itu, ketimpangan yang diukur melalui rasio gini juga membaik dari 0,388 pada 2023 menjadi 0,379 pada 2024. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Selain indikator kemiskinan dan ketimpangan, pasar tenaga kerja juga menunjukkan perkembangan positif. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Tingkat pengangguran juga menurun dari 5,32 persen pada 2023 menjadi 4,91 persen pada 2024. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Sepanjang 2024, tercipta 4,78 juta lapangan kerja baru, termasuk peningkatan signifikan pekerja formal berstatus buruh atau karyawan sebesar 3,44 juta . (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Meski demikian, nilai tukar nelayan (NTN) masih berada di bawah target yang diharapkan, yakni di angka 102,35 dari target 107-110. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Untuk menjaga stabilitas sektor ini, ia menjelaskan pentingnya program bantuan sosial dalam meringankan beban masyarakat miskin. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Pemerintah menyiapkan sejumlah program untuk menjadi bantalan masyarakat berpendapatan rendah (MBR) mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sosial (bansos), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), serta program Prakerja berkontribusi besar dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
icon-chevron-left
icon-chevron-right