Kozystay Resmi Akuisisi BaliSuperHost, Pimpin Industri Sewa Pendek
Kozystay, perusahaan manajemen properti dan perhotelan berbasis teknologi, mengumumkan akuisisi BaliSuperHost, penyedia layanan manajemen vila premium terbesar di Bali. Langkah ini menjadikan Kozystay sebagai grup manajemen sewa jangka pendek terbesar di Indonesia dengan portofolio lebih dari 1.000 properti di berbagai wilayah.
Bali dikenal sebagai salah satu pasar sewa jangka pendek terbesar di dunia. Melalui akuisisi ini, Kozystay memperkuat kehadirannya di pulau tersebut setelah sebelumnya membangun posisi di Jakarta dan Bandung.
Sinergi antara efisiensi berbasis teknologi yang ditawarkan Kozystay dengan keunggulan operasional BaliSuperHost dipandang sebagai kombinasi strategis untuk menciptakan standar baru dalam industri akomodasi alternatif di Indonesia.
Co-founder & CEO Kozystay, Dane Putranto, menyampaikan bergabungnya BaliSuperHost ke dalam ekosistem Kozystay bukan sekadar ekspansi jumlah properti, melainkan langkah strategis untuk menggabungkan kekuatan.
"Kami membawa efisiensi dan teknologi, sementara BaliSuperHost dikenal akan keunggulan operasional dan portofolio vila yang kuat. Bersama, kami ingin menghadirkan standar baru dalam industri ini, baik untuk tamu maupun pemilik properti," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (28/8).
Sebagai informasi, Kozystay merupakan perusahaan perhotelan dan manajemen properti berbasis teknologi yang mengelola apartemen premium, vila, dan aparthotel di berbagai kota Indonesia. Perusahaan mengusung visi menyatukan kenyamanan rumah dengan standar layanan hotel.
Sementara itu, BaliSuperHost yang didirikan oleh Jonathan Nauleau, Nicolas Cheneve, dan Ian Liu, telah berkembang menjadi nama terpercaya dalam industri vila premium Bali. Perusahaan ini mengelola lebih dari 400 vila, melayani lebih dari 600 ribu tamu, memperoleh 20 ribu ulasan positif, dan didukung lebih dari 1.200 karyawan.
Kolaborasi kedua perusahaan menciptakan sinergi kuat antara pendekatan berbasis teknologi Kozystay dengan keunggulan operasional BaliSuperHost dalam mengelola vila premium. Penggabungan ini membentuk grup manajemen sewa jangka pendek berbasis teknologi terbesar di kawasan.
Managing Director BaliSuperHost, Ian Luqi Liu, menegaskan bahwa sejak awal perjalanannya, perusahaan berkomitmen menciptakan nilai jangka panjang bagi pemilik properti maupun tamu.
"Bergabung dengan Kozystay memungkinkan kami memperkuat misi tersebut dengan skala dan teknologi yang lebih besar. Ini akan membuka peluang baru untuk efisiensi operasional, pertumbuhan yang lebih cepat, dan layanan yang semakin konsisten," ucap dia.
Sementara itu, para Founder BaliSuperHost, Jonathan Nauleau dan Nicolas Cheneve, menyampaikan kebanggaan mereka melihat perusahaan memasuki fase baru yang penuh potensi.
"Kozystay punya visi, energi, dan rekam jejak yang kuat. Kami yakin bersama-sama bisa membawa manajemen vila di Indonesia ke level yang lebih tinggi, memperkuat posisi kami dan semakin dekat untuk menjadi perusahaan manajemen vila terkemuka di Asia," imbuh mereka.
Strategi dan Ekspansi
Pasar akomodasi alternatif di Indonesia menunjukkan potensi pertumbuhan yang besar seiring meningkatnya tren work-from-anywhere, masa inap lebih lama, serta gaya hidup fleksibel. Model bisnis berbasis teknologi dan ringan aset yang dijalankan Kozystay dinilai mampu menangkap peluang ini dengan cepat dan efisien.
Akuisisi BaliSuperHost menempatkan Kozystay pada posisi strategis sebagai mitra manajemen properti bagi investor domestik maupun internasional. Portofolio yang semakin luas juga memberi pilihan akomodasi premium yang lebih beragam bagi wisatawan.
Kozystay bersama BaliSuperHost berencana melanjutkan ekspansi ke kota-kota potensial seperti Bogor, Surabaya, dan Lombok. Selain itu, perusahaan juga menargetkan pengembangan aparthotel dan kawasan vila modern bekerja sama dengan pengembang properti.
Dengan menggabungkan desain, teknologi, dan layanan, Kozystay menegaskan visinya untuk memperkuat posisi sebagai pemain utama akomodasi alternatif, dimulai dari Indonesia dengan tujuan memperluas jangkauan ke Asia dan pasar global.
(rir)