IHSG Dipercaya Bergerak Datar Jelang Akhir Pekan

CNN Indonesia
Jumat, 29 Agu 2025 06:15 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak datar atau terkonsolidasi pada perdagangan Jumat (29/8).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak datar atau terkonsolidasi pada perdagangan Jumat (29/8). ( ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga).
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak datar atau terkonsolidasi pada perdagangan Jumat (29/8).

Founder WH-Project William Hartanto melihat indeks saham masih bergerak mendatar. Saat ini indeks disebut berhasil bertahan di level 7.913, namun belum mampu menembus kembali ke 8.000.

"Belum banyak yang bisa disimpulkan dari pergerakan IHSG karena masih sideways," ujar William dalam riset hariannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan sentimen tersebut, William memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.908 dan resistance 7.982 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni WIFI, MDKA, JPFA, dan SSIA.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan IHSG pada penutupan kemarin gagal menembus resisten Fibonacci di level 8.025, sehingga diperkirakan tren masih bergerak mendatar di kisaran support 7.858 dan resisten 8.025.

"Jika IHSG mampu menembus di atas 8.025, tren naik berpotensi berlanjut menuju 8.102 hingga 8.182," ujar Ivan dalam riset hariannya.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 7.858, 7.739, 7.660, dan 7.559 dan resistance 8.025, 8.102, dan 8.182 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADRO, AMRT, INKP, KLBF, dan MBMA.

IHSG ditutup di level 7.952 pada Kamis (28/8) sore. Indeks saham menguat 15,91 poin atau naik 0,20 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp16,62 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 44,47 miliar saham.

Pada penutupan kemarin, 377 saham menguat, 288 terkoreksi, dan 140 lainnya stagnan.

[Gambas:Video CNN]

(del/agt)
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER