Nilai tukar rupiah bertengger di Rp16.347 per dolar AS pada Jumat (29/8) pagi. Mata uang Garuda melemah 5 poin atau minus 0,03 persen dibandingkan penutupan di hari sebelumnya.
Sementara itu, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi. Won Korea Selatan turun 0,21 persen, baht Thailand minus 0,02 persen, peso Filipina plus 0,25 persen, ringgit Malaysia naik 0,16 persen, dan yen Jepang ambruk 0,07 persen.
Kemudian, dolar Hong Kong naik 0,05 persen, dolar Singapura minus 0,05 persen, dan yuan China melemah 0,04 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mata uang utama negara maju juga bervariasi. Poundsterling Inggris minus 0,09 persen, euro Eropa melemah 0,16 persen, franc Swiss minus 0,17 persen, dolar Australia naik 0,08 persen, dan dolar Kanada turun 0,01 persen.
Analis pasar keuangan Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang masih tertekan oleh meningkatnya harapan pemangkasan suku bunga oleh The Fed.
"Namun penguatan mungkin terbatas oleh perkembangan demonstrasi di Indonesia yang memanas," katanya kepada CNNIndonesia.com.
Ia memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp16.250 sampai Rp16.400 per dolar AS pada hari ini.
(fby/agt)