Pedagang Terompet di Asemka Ngeluh Penjualan Tak Seramai Tahun Lalu

CNN Indonesia
Kamis, 01 Jan 2026 10:20 WIB
Sejumlah pedagang terompet di Pasar Asemka, Jakarta Barat mengeluhkan penjualan sambut perayaan Tahun Baru 2026 tak seramai tahun-tahun sebelumnya.
Sejumlah pedagang terompet di Pasar Asemka, Jakarta Barat mengeluhkan penjualan sambut perayaan Tahun Baru 2026 tak seramai tahun-tahun sebelumnya. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Muhammad Falah Nafis).
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah pedagang terompet di Pasar Asemka, Jakarta Barat mengeluhkan penjualan sambut perayaan Tahun Baru 2026 tak seramai tahun-tahun sebelumnya. 

Usman, seorang penjual terompet, mengaku penjualan terompet pada akhir tahun ini cenderung menurun dibandingkan dengan akhir tahun lalu.

"Sejauh ini sih masih sepi ya, padahal sudah berjualan dari tanggal 27 kemarin (Desember 2025)," ujar Usman saat ditemui langsung, Rabu (31/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjual terompet dengan kisaran harga Rp6 ribu sampai 25 ribu tergantung bentuk dan ukuran. Mulai dari terompet ukuran kecil, terompet yang menyerupai alat musik terompet sesungguhnya, hingga terompet berbentuk naga.

Usman bercerita pendapatan dari menjual terompet saat ini hanya berkisar Rp500 ribu per hari. Padahal, tahun lalu, penjualannya bisa menyentuh Rp800 ribu.

"Ya, alhamdulillah sih sekarang sehari bisa dapat omzet kurang lebih Rp500 ribu sehari. Tapi ya kalo tahun lalu mah bisa sampe Rp800 ribu sehari," ceritanya.

Senada dengan Usman, seorang penjual terompet lainnya yang bernama Yudi mengeluhkan penjualan terompet saat ini lebih sepi dibandingkan tahun sebelumnya.

Terlebih ia terakhir berjualan terompet sebelum Covid-19 melanda di Indonesia, yakni pada perayaan pergantian tahun baru 2020.

"Wah kalau dibandingkan saat saya terakhir jualan sebelum ada Covid tuh beda jauh banget mas, kalau sekarang ya paling sehari dapat Rp300 (ribu) sampai Rp400 ribu sehari, tapi dulu mah bisa tiga kali lipatnya tuh," kata Yudi saat ditemui langsung secara terpisah.

Meski begitu, Yudi tetap akan berjualan terompet sampai malam hari, bahkan sampai detik terakhir tahun 2025 pun. Ia pun berharap stok yang ia miliki bisa laku lebih banyak saat mendekati jam 12 malam.

"Iya saya mah bakal di sini terus jualan sampe jam 12 malam, insyaallah pasti banyak yang beli kalau sudah deket-deket ganti tahun nanti," ucapnya penuh harap.

[Gambas:Video CNN]

(fln/sfr)
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER