IHSG Berpeluang Cetak Rekor Baru Lagi Hari Ini

CNN Indonesia
Selasa, 06 Jan 2026 06:15 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi kembali menguat pada perdagangan Selasa (6/11). Bahkan, indeks berpeluang menyentuh 'all time high' baru.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi kembali menguat pada perdagangan Selasa (6/11). Bahkan, indeks berpeluang menyentuh 'all time high' baru. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi lanjut menguat dan bahkan bisa kembali mencetak rekor baru pada perdagangan Selasa (6/1).

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat tren naik masih sangat kuat apabila IHSG tetap berada di atas 8.714 sebagai support terdekatnya.

"Indikator MACD menunjukkan sinyal golden cross," ujar Ivan dalam riset hariannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari ini, Ivan memproyeksi IHSG bakal berada di level support 8.714, 8.599, 8.493 dan 8.424. Sedangkan level resistennya di 8.877, 8.941 dan 9.052.

Senada, Founder WH-Project William Hartanto melihat IHSG seperti hanya bisa mencetak all time high, sehingga tak lagi memiliki resistance. Apalagi, pola bullish flag sudah terkonfirmasi pada akhir perdagangan sejak pekan lalu.

Namun, investor diminta tetap waspada karena ada kemungkinan IHSG bakal bergerak ke zona merah bila melihat pola pergerakan sebelumnya.

"Membentuk all time high baru, IHSG tidak punya beban sama sekali, namun dengan mengetahui kebiasaan IHSG yang cenderung bergerak mixed setelah satu level all time high, maka hal yang sama berpotensi terjadi pada pekan ini," jelas William.

Dengan sentimen tersebut, William memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 8.700 dan resistance 8.800. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BUVA, TINS, SMDR dan PGAS.

IHSG ditutup di level 8.859 pada Senin (5/1) sore, ini adalah level tertinggi sepanjang sejarah atau all time high pertama di 2026. Indeks saham menguat 111,05 poin atau naik 1,27 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp30,32 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 70,26 miliar saham.

[Gambas:Video CNN]

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

(ldy/sfr)