Harga Cabai hingga Daging Sapi di Jakarta Masih Mahal usai Nataru
Harga sejumlah bahan pokok, termasuk cabai dan daging sapi, masih tinggi di sejumlah pasar tradisional di Jakarta meski masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) sudah usai. Salah satunya di Pasar Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com pada Senin (5/1), harga cabai rawit hijau masih berada di kisaran harga Rp80 ribu per kilogram (kg).
"Cabai rawit hijau buat gorengan dan sambal ijo ini masih mahal mas, di harga Rp80 ribu," ujar Wawan salah satu pedagang bahan pokok di Pasar Benhil saat ditemui.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga cabai rawit merah juga masih naik menjadi Rp95 ribu per kg, dari sebelumnya Rp80 ribu per kg.
Lihat Juga : |
Tingginya harga juga masih terjadi pada cabai merah keriting.Wawan menjual cabai merah keriting dengan harga Rp65 ribu per kg.
Ia mengungkap harga cabai merah keriting sempat naik ke Rp80 ribu saat Nataru, lalu turun ke Rp60 ribu, hingga naik kembali ke harga saat ini.
"Kalau untuk cabai merah keriting ini naik turun mas, kemarin saat Natal dan Tahun Baru sempat di harga Rp80 ribu, kemudian turun jadi Rp60 ribu. Nah, hari ini naik lagi jadi Rp65 ribu," ungkapnya.
Untuk telur, pedagang masih menjual di kisaran Rp33 ribu per kg, naik dari sebelumnya Rp30 ribu.
"Harga telur sekarang Rp33 ribu (per kg), belum turun dari natal tahun baru kemarin. Sebelum natal di harga Rp30 ribu (per kg)," ungkap Yoga, salah satu pedagang telur di Pasar Benhil.
Kenaikan juga masih terjadi pada harga daging sapi.
Benny, seorang pedagang daging di Pasar Benhil, mengungkap harga daging sapi sejak sebelum natal hingga saat ini masih di kisaran Rp140 ribu per kg.
"Iya ini harga daging masih naik dari sebelum natal, sekarang 14 (Rp140 ribu) per kilo," ungkap Benny.
Menurut Benny, harga daging kemungkinan belum akan turun dalam waktu dekat. Bahkan, harga bisa naik lebih tinggi lagi mengingat masa Imlek 2026 dan puasa Ramadan 1447 H akan tiba sebentar lagi.
Lihat Juga : |
"Mungkin nanti naik lagi jadi Rp145 ribu atau Rp150 ribu karena bentar lagi mau Imlek dan puasa (bulan Ramadan)," tambahnya.
Di Pasar Karbela, Setiabudi, Jakarta Selatan, harga cabai rawit hijau mencapai harga Rp70 ribu per kg, melonjak dari harga sebelumnya Rp30 ribu.
"Iya, cabai rawit hijau mah masih naik jauh banget ini mas dari harga Rp30 ribu sekarang Rp70 ribu," tutur Bene, salah satu pedagang bahan pokok di Pasar Karbela.
Namun, untuk cabai merah keriting, ia menjual dengan harga Rp50 ribu per kg, turun dari harga sebelumnya Rp80 ribu. Sementara untuk cabai rawit merah juga sudah turun dari harga Rp80 ribu menjadi Rp60 ribu per kg.
Penurunan juga terjadi untuk harga telur di Pasar Karbela dari Rp33 ribu menjadi Rp30 ribu per kg setelah periode Nataru.
"Udah turun ini bang harga telur jadi Rp30 ribu, kemaren pas sebelum natal bisa nyentuh Rp33 ribu," kata Kanza pegadang telur di Pasar Karbela.
Berikutnya, harga daging sapi rata-rata masih di kisaran harga Rp140 ribu per kg di Pasar Karbela.
"Wah harga daging sapi masih tinggi dari sebulan sebelum natal di harga Rp140 ribu," ujar Cipto, salah satu pedagang.
Sementara itu, harga bawang merah dan putih masih stabil di kisaran Rp45 ribu-Rp50 ribu per kg.
(fln/sfr)