• Home
  • Nasional
    • Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik
  • Internasional
    • Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika
  • Ekonomi
    • Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action
  • Olahraga
    • Sepakbola Moto GP F1 Raket
  • Teknologi
    • Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate
  • Otomotif
    • Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif
  • Hiburan
    • Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom
  • Gaya Hidup
    • Health Food Travel Trends
  • Fokus
  • Kolom
  • Terpopuler
  • Infografis
  • Foto
  • Video
  • TV
  • Indeks
  • Download Apps

Ikuti Kami

For You Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup Fokus Kolom Terpopuler Infografis Foto Video Indeks
Home Ekonomi Bisnis

FOTO: Mogok Jualan Pedagang Daging Imbas Harga Sapi Kemahalan

CNN Indonesia/Adhi Wicaksono | CNN Indonesia
Kamis, 22 Jan 2026 12:47 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pedagang daging sapi dan RPH di Jabodetabek mogok berjualan mulai 22-24 Januari 2026 untuk memprotes mahalnya harga timbang sapi hidup.
KOMENTAR
TOPIK TERKAIT

foto cnn

pedagang

pedagang daging sapi

impor daging sapi

daging sapi

pedagang daging

mogok

mogok berjualan

ARTIKEL TERKAIT

Pedagang Daging Sapi se-Jabodetabek Mogok Jualan hingga Sabtu, Kenapa?

FOTO: Ini Progres Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, Capai 89,22 Persen

FOTO: Mengintip Proyek MRT Fase 2A yang Bisa Langsung Ditinjau Warga

FOTO: Potret Bangkai Pesawat Penghasil Cuan Miliaran

FOTO: Mengintip Stok Beras Awal Tahun di Pasar Induk Cipinang Jakarta

FOTO LAINNYA
FOTO: Banjir di Cawang Imbas Hujan Deras Jakarta
FOTO: Langkah Janice Tjen Tak Lanjut di Australia Open 2026
Nasional Teknologi Otomotif Internasional Hiburan Ekonomi Gaya Hidup Olahraga

© 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2017 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission.

Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclaimer