Bos BI Tegaskan Seleksi Deputi Gubernur Tak Bakal Usik Independensi
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan proses pengisian jabatan deputi gubernur tidak akan mengganggu independensi bank sentral dalam menjalankan tugas dan kewenangannya.
Ia memastikan seluruh fungsi bank sentral tetap berjalan sesuai amanat Undang-Undang Bank Indonesia.
Hal ini disampaikan berkaitan dengan sentimen pasar yang meragukan independensi BI setelah Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono masuk jadi salah satu calon deputi gubernur BI menggantikan Juda Agung yang resmi mengundurkan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tegaskan bahwa proses pengisian jabatan Deputi Gubernur tersebut tidak akan mempengaruhi pelaksanaan tugas dan kewenangan Bank Indonesia sebagai Bank Sentral sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Bank Indonesia," ujar Perry dalam Konferensi Pers RDG Januari, Rabu (21/1).
Ia menjelaskan pengambilan keputusan di tubuh BI dilakukan dengan mempertimbangkan seluruh masukan anggota dewan gubernur. Setiap rekomendasi kebijakan juga dirumuskan melalui komite-komite internal sebelum ditetapkan.
"Perlu diketahui bahwa pengambilan keputusan di Bank Indonesia dilakukan oleh dewan gubernur secara kolektif kolegial. Rekomendasi keputusan dirumuskan dan direkomendasikan melalui komite-komite yang ada," terang Perry.
Menurut Perry, mekanisme tersebut memastikan setiap kebijakan mencerminkan independensi lembaganya. Hal ini sekaligus menjadi jaminan bahwa proses seleksi pejabat tidak mempengaruhi arah kebijakan BI.
"Proses pengambilan keputusan kebijakan di Bank Indonesia tetap kami pastikan dilakukan secara profesional dengan tata kelola yang kuat," tuturnya.
Meski bersifat independen, BI tetap menjalin koordinasi erat dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi. Perry menegaskan sinergi tersebut bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
"Tentu saja bersinergi erat dengan kebijakan pemerintah untuk bersama menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," pungkasnya.
(ldy/sfr)