Bos Bulog Pastikan Beras Premium Bakal Dipakai untuk MBG

CNN Indonesia
Jumat, 23 Jan 2026 21:50 WIB
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan beras komersil atau premium akan digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan beras komersial atau premium akan digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.

Bulog akan menyalurkan beras tersebut ke dapur-dapur MBG alias Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sesuai kebutuhan wilayah masing-masing.

"Terkait dengan MBG, kemarin kami sudah rapat juga dengan MBG (Badan Gizi Nasional). Jadi beras Bulog, beras premium Bulog nanti juga akan digunakan sebagai beras MBG untuk masing-masing dapur-dapur MBG yang di masing-masing daerah," kata Rizal dalam konferensi pers di Bulog Business District, Jakarta Selatan, Jumat (23/1).

Rizal menjelaskan penggunaan beras premium Bulog dalam program MBG dilakukan untuk memastikan kualitas bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat tetap terjaga, sekaligus memperluas penyerapan stok beras Bulog.

Di luar program MBG, Bulog juga mendapat penugasan lain untuk mendukung kebutuhan logistik sektor pertahanan. Rizal mengungkapkan Bulog diminta menyediakan beras bagi satuan teritorial pembangunan (TP) yang dibentuk Kementerian Pertahanan.

"Tadi barusan pagi kami dapat telepon dari Bapak Menteri Pertahanan (Sjafrie Sjamsoeddin) lalu Bapak Wakasad (Wakil Kepala Staf Angkatan Darat), perintahnya Bulog untuk mendukung beras-beras batalion TP, batalion teritorial pembangunan," ujarnya.

Ia menuturkan dukungan tersebut akan disesuaikan dengan jumlah satuan TP yang dibentuk di berbagai daerah.

"Jadi kalau ada 100 batalion TP berarti kami akan dukung kebutuhan beras-beras batalion teritorial pembangunan di seluruh Indonesia," lanjut Rizal.

Sebelumnya, Rizal juga menyampaikan Bulog menyiapkan dua opsi kualitas beras untuk MBG, yakni beras premium dan beras medium, yang penggunaannya akan mengikuti keputusan BGN. Rizal memastikan seluruh beras yang disalurkan memenuhi standar kesehatan dan layak konsumsi.

Ia menambahkan jika BGN menggunakan beras Bulog secara penuh, maka pasokan akan tersedia di seluruh kabupaten dan kota, dengan penyesuaian terhadap kebutuhan setiap dapur SPPG.

(del/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK