Rupiah Bangkit ke Rp16.778 Ditopang Data Ekonomi AS dan Kebijakan BI

CNN Indonesia
Senin, 26 Jan 2026 09:32 WIB
Nilai tukar rupiah dibuka menguat 42 poin atau 0,25 persen ke level Rp16.778 per dolar AS pada perdagangan Senin (26/1) pagi.
Nilai tukar rupiah dibuka menguat 42 poin atau 0,25 persen ke level Rp16.778 per dolar AS pada perdagangan Senin (26/1) pagi. (Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.778 per dolar AS pada Senin (26/1) pagi. Mata uang Garuda menguat 42 poin atau 0,25 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi. Yen Jepang melemah 0,23 persen, baht Thailand melemah 0,51 persen, yuan China menguat 0,22 persen, peso Filipina menguat 0,77 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,42 persen.

Dolar Singapura juga menguat 0,20 persen dan dolar Hong Kong terpantau stagnan pada penutupan perdagangan sore ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan, mata uang utama negara maju juga kompak berada di zona hijau. Tercatat euro Eropa menguat 0,13 persen, poundsterling Inggris menguat 0,07 persen, dan franc Swiss menguat 0,18 persen.

Dolar Australia menguat 0,12 persen, dan dolar Kanada juga menguat 0,18 persen.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah ditopang oleh data ekonomi AS yang lemah dan kebijakan Bank Indonesia yang konsisten jaga rupiah.

"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang kembali mengalami sell-off menyusul rilis data ekonomi AS yang lebih lemah pada Jumat. Komitmen Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas rupiah juga masih memberikan sentimen positif," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp16.750 per dolar AS - Rp16.900 per dolar AS.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/pta)