KCI Pastikan Pelanggan KRL Bisa Buka Puasa di Kereta
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) belum berencana melakukan penyesuaian jadwal operasional KRL pada Ramadan nanti. Namun, perusahaan akan memberikan izin bagi yang sedang berpuasa untuk berbuka di dalam kereta.
Direktur Utama (Dirut) PT KCI Mochamad Purnomosidi mengatakan kebijakan tersebut sama dengan tahun-tahun sebelumnya.
"Ramadan mungkin waktunya tetap ya, kemungkinan kita akan prosesnya tetap seperti sekarang. Cuma nanti yang kita akan berikan adalah izin untuk berbuka ya, seperti tahun-tahun yang lalu lah. Dan mungkin nanti ada beberapa penambahan inovasi," ujarnya dalam konferensi pers di kantornya, Senin (26/1).
Menurutnya, untuk kegiatan di bulan Ramadan masih dalam pembahasan dan disusun kira-kira apa saja yang perlu dilakukan perubahan di tahun ini. Misalnya, pemberian gratis takjil dan sebagainya.
"Misalkan ada free apa gitu ya. Nanti kita akan coba programkan. Semoga ini bisa kita lakukan di masa Ramadan. Kalau lebarannya kemungkinan pasti akan ada penyesuaian, kalau lebarannya," jelasnya.
KCI mencatat sepanjang 2025 telah melayani 349,31 juta pelanggan pengguna KRL Jabodetabek. Naik pesat dibandingkan 2024 yang sebanyak 328,15 juta pengguna.
Tahun ini , perusahaan menargetkan bisa melayani sebanyak 352,65 juta pelanggan di Jabodetabek. Proyeksi pengguna ini naik 1 persen dibandingkan tahun lalu.
Sementara, untuk volume pengguna KRL Jabodetabek tertinggi sepanjang tahun lalu tercatat pada Selasa, 1 Juli 2025, dengan total 1,19 juta pengguna.
Sedangkan, untuk Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta ditargetkan jumlah penumpangnya bisa tembus 2,85 juta atau naik 21 persen dibandingkan tahun lalu, 2,34 juta pengguna.
(ldy/sfr)