BEI Ungkap Rencana Danantara Melantai di Pasar Modal 2026

CNN Indonesia
Selasa, 27 Jan 2026 14:43 WIB
BEI mengatakan Danantara berencana masuk ekosistem pasar modal Indonesia pada 2026, keduanya sudah bertemu untuk membahas rencana tersebut.
BEI mengatakan Danantara berencana masuk ekosistem pasar modal Indonesia pada 2026, keduanya sudah bertemu untuk membahas rencana tersebut. (ANTARA/Dhemas Reviyanto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara berencana memasuki ekosistem pasar modal Indonesia pada 2026.

Hal itu diungkapkan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Bursa Efek Indonesia (BEI) Irvan Susandy.

"Mereka (Danantara) tidak menyebut kapan tepatnya, tapi tahun ini sih katanya," ujar Irvan di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (27/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Irvan mengatakan BEI telah melakukan pertemuan dengan pihak Danantara untuk membahas rencana tersebut.

Penyelenggara bursa itu berharap Danantara tidak hanya melakukan transaksi obligasi, tetapi juga saham, mengingat perusahaan ini memiliki divisi manajemen aset.

"Danantara juga kan punya asset management, ya. Kita berharap bahwa dia mengelola portofolio, mengelola dana itu dan bertransaksi di bursa kita. Jadi tidak hanya bonds tapi juga saham," tambah Irvan.

Kehadiran badan usaha milik negara (BUMN) di pasar modal Indonesia menjadi sorotan, terutama setelah dua tahun terakhir tidak ada IPO dari perusahaan pelat merah.

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai partisipasi BUMN dapat memperkuat likuiditas dan diversifikasi instrumen investasi.

Sebelumnya, BEI menawarkan beberapa produk investasi kepada Danantara, termasuk indeks Danantara dan Exchange-Traded Fund (ETF) dengan underlying saham BUMN yang tercatat di bursa. Penawaran ini disampaikan saat pertemuan dengan CEO Danantara, Rosan Roeslani.

Namun, produk-produk tersebut masih dalam tahap kajian oleh perusahaan.

"Kita tawarkan beberapa produk ke Danantara termasuk salah satunya indeks tapi beberapa produk itu hanya salah satu yang lagi didiskusikan oleh Danantara, termasuk juga kita lagi coba tawarkan ETF underlying-nya saham-saham kita itu listing di bursa lain," ungkap Direktur Utama BEI, Iman Rachman di BEI, Jakarta Selatan, Senin (1/12) tahun lalu.

[Gambas:Video CNN]

(lau/ins)