IHSG Diproyeksi Lesu Hari Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Rabu (28/1).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksikan IHSG masih rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini.
Ia menilai posisi IHSG masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 sehingga IHSG masih rawan terkoreksi.
"Kami perkirakan, posisi IHSG masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 sehingga IHSG masih rawan terkoreksi. Waspadai area koreksi yang berada di 8,708-8,790," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 8.852, 8.816 dan resistance 9.093, 9.120 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BPRT, INET, PGEO dan UNTR.
Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan indeks saham berpotensi melemah hari ini.
"Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish," kata Ivan dalam riset hariannya.
Namun, indeks saham juga berpeluang menguat terbatas untuk menguji kembali resisten di level 9100.
"IHSG bertahan di atas support Fibonacci 8869 dan garis SMA100 seperti terlihat pada chart 2H. Dengan demikian tetap ada potensi untuk kenaikan terbatas untuk menguji kembali resisten di level 9.100," imbuhnya.
Ia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 8.837, 8.773, 8.619 dan 8525, sementara level resistennya di 9.100, 9.174, 9.261 dan 9.335.
Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADRO, AMRT, GOTO, ISAT dan UNVR,
IHSG ditutup di level 8.980 pada perdagangan Selasa (27/1) sore. Indeks saham menguat 4,89 poin atau naik 0,05 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp27,43 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 58,65 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 279 saham menguat, 410 terkoreksi, dan 117 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(pta)