BSI Raih Peringkat Teratas ESG Global Islamic Banking
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat internasional dengan meraih peringkat pertama Rating ESG Global Islamic Banking berdasarkan data terbaru Bloomberg dengan skor tertinggi.
Pencapaian tersebut menandai lonjakan signifikan kinerja keberlanjutan BSI. Perseroan mencatat ESG Score BSI meningkat menjadi 5,56, naik tajam dari sebelumnya 3,86.
Skor ini tidak hanya berada di atas rata-rata industri perbankan syariah global, tetapi juga menempatkan BSI dalam kategori "Leading", mengungguli bank-bank syariah internasional lainnya.
Kenaikan peringkat ini merupakan hasil dari penerapan strategi keuangan berkelanjutan yang konsisten dan terukur. BSI dinilai berhasil memperkuat praktik lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG) dalam seluruh aktivitas bisnisnya.
Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, menegaskan bahwa pencapaian ini didorong oleh penguatan pengungkapan perseroan terhadap kebijakan penyaluran pembiayaan yang mendukung keberlanjutan.
Menurutnya, hingga Triwulan III 2025, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan penyaluran pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp73,6 triliun.
Angka ini, kata Bob, setara dengan 24,33% dari total portofolio pembiayaan BSI, yang mencerminkan komitmen kuat bank terhadap ekonomi hijau, sosial, dan UMKM.
"Peningkatan skor ESG ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam mendorong penyaluran pembiayaan yang mendukung keberlanjutan," kata Bob dikutip Rabu (28/1).
Bob menambahkan bahwa transparansi merupakan kunci kepercayaan investor global. Oleh karena itu, BSI secara proaktif mengungkapkan data kinerja keberlanjutannya melalui landing page khusus ESG di situs resmi perusahaan, memudahkan investor dan pemangku kepentingan memantau jejak karbon dan dampak sosial lingkungan perseroan.
Dengan skor terbaru ini, posisi BSI semakin solid melalui pencapaian kinerja Bloomberg ESG Score dengan peringkat satu global untuk kategori Bank Syariah (Islamic Bank).
"Prestasi ini membuktikan bahwa perbankan syariah Indonesia tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga mampu menjadi pemimpin (market leader) dalam isu-isu keberlanjutan di level internasional yang sejalan dengan standar global," ujar Bob.
Ke depan, BSI berkomitmen untuk terus meningkatkan porsi pembiayaan hijau serta memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (GCG). Langkah ini sejalan dengan dukungan terhadap target pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission, sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi nasabah dan investor.
(inh)