Alasan Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri

CNN Indonesia
Jumat, 30 Jan 2026 09:38 WIB
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengungkap alasan dirinya mengundurkan diri di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga turun dari level 9.000. (Foto: AFP/BAY ISMOYO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengungkap alasan dirinya mengundurkan diri di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga turun dari level 9.000.

Ia menjelaskan pengunduran dirinya merupakan bentuk tanggung jawab atas anjloknya IHSG hingga 8 persen selama dua hari berturut-turut.

"Saya sebagai direktur dan utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur utama Bursa Efek Indonesia," ujar Iman dalam konferensi pers di Gedung BEI.

Iman berharap keputusannya terbaik untuk pasar modal Indonesia.

"Semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik," ujarnya.

Pasar modal RI tengah dihantam badai setelah MSCI mengumumkan pembekuan sementara perlakuan indeks untuk saham-saham Indonesia.

Kebijakan itu mencakup pembekuan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia, penghentian penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI, serta tidak adanya kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks.

Efeknya, IHSG anjlok selama dua terakhir hingga menyebabkan penghentian perdagangan sementara (trading halt). Indeks saham juga turun dari level 9.000.

Pada Rabu (28/1) sore, IHSG ditutup di level 8.320, terperosok 659,67 poin atau minus 7,35 persen dari perdagangan sebelumnya, setelah sempat tertekan ke level 8.187 siang tadi.

Kemudian, indeks ditutup di level 8.232 pada perdagangan Kamis (29/1) sore. Indeks saham merosot 88,35 poin atau minus 1,06 persen dari perdagangan sebelumnya, setelah sempat tertekan ke level 7.481 siang harinya.

Jumat pagi ini, IHSG dibuka hijau di level 8.308. Selang 5 menit, indeks menanjak 1,62 persen atau 133 poin ke level 8.365.

(fln/pta)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK