Bersama BRI dan LinkUMKM, Kenes Lalita Kembangkan Busana Wastra Anak

BRI | CNN Indonesia
Jumat, 30 Jan 2026 15:55 WIB
(Foto: Arsip BRI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Platform digital LinkUMKM besutan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terbukti berperan dalam perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia. Salah satunya, adalah UMKM Kenes Lalita, yakni usaha busana anak dari Jepara, Jawa Tengah, yang menyasar kebutuhan sekolah dan acara formal.

Pemilik usaha Kenes Lalita, Effy Retno Indarwati mengatakan bahwa usahanya lahir dari inspirasi keluarga yang membentuk arah desain dan cerita di balik produk. Lahir pada 2022, produk Kenes Lalita kemudian dikembangkan dengan pendekatan desain yang memadukan unsur tradisi dan tampilan modern, ditambah keunggulan pada kenyamanan serta kualitas.

"Awalnya sangat sederhana, saya ingin membuat pakaian anak yang tidak hanya cantik dipandang, tetapi juga nyaman dipakai, fungsional, dan punya nilai cerita. Sebagai seorang fashion designer yang terbiasa menjahit untuk kebutuhan pribadi, saya melihat peluang untuk menghadirkan busana anak yang dibuat dengan hati dan proses yang bertanggung jawab," tutur Effy.

Produk yang paling diminati adalah koleksi Gempita Wastra, inovasi Kenes Lalita yang merayakan keindahan Nusantara berdesain modern. Koleksi tersebut menonjolkan motif batik, menggunakan material berkualitas dan nyaman, menerapkan pemilihan warna yang selektif, serta memberi opsi personalisasi sehingga terasa lebih eksklusif.

Dalam perjalanannya, Kenes Lalita memasarkan produk melalui marketplace digital, serta kanal penjualan di media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok. Selain itu, usaha ini memanfaatkan layanan perbankan BRI, termasuk QRIS BRI dan mesin EDC BRI yang disebut membuat proses pembayaran lebih cepat, sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi pelanggan.

Kebutuhan untuk terus bertumbuh di tengah tantangan yang kian kompleks mendorong Effy mencari ekosistem pembelajaran yang relevan. Saat itu, dirinya mengenal LinkUMKM, yang menyediakan ruang belajar untuk memperkuat kapasitas usahanya, sehingga pengembangan bisnis dapat dijalankan secara lebih terarah dan konsisten.

"Saya pertama kali mengenal LinkUMKM dari Rumah BUMN BRI dan media sosial. Yang membuat saya tertarik adalah konsepnya yang tidak hanya sebagai platform, tetapi juga sebagai ruang belajar dan bertumbuh bagi UMKM. Di tengah tantangan UMKM yang semakin kompleks, saya merasa perlu berada di ekosistem yang suportif dan relevan," kata Effy.

Effy menyampaikan, LinkUMKM mendorong langkah pengembangan usahanya menjadi lebih strategis, berani menetapkan target, serta siap menangkap peluang kolaborasi dan pengembangan pasar. Seiring waktu, pesanan kian stabil dan brand awareness Kenes Lalita semakin meningkat.

"LinkUMKM membantu saya melihat usaha secara lebih terstruktur, tidak hanya dari sisi kreatif, tetapi juga dari sisi manajemen dan pengembangan bisnis. Pelatihan dan challenge yang saya ikuti mendorong saya untuk melakukan evaluasi brand, memperkuat storytelling produk, serta lebih percaya diri dalam memasarkan Kenes Lalita," katanya.

LinkUMKM adalah platform digital BRI yang dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan UMKM untuk mendukung kenaikan kelas usaha secara sistematis dan berkelanjutan. Dengan strategi berbasis data dan teknologi, LinkUMKM memperkuat kapasitas pelaku usaha melalui fitur Self Assessment naik kelas yang memetakan posisi usaha sekaligus memberikan rekomendasi pelatihan yang relevan.

LinkUMKM juga membuka akses pendampingan dan perluasan pasar melalui UMKM Smart, Coaching Clinic, Etalase Digital, Komunitas, dan kanal Media, didukung lebih dari 690 modul pelatihan daring dan luring serta jaringan Rumah BUMN untuk pembelajaran yang aplikatif bagi kebutuhan usaha sehari-hari.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny menyampaikan bahwa UMKM dapat memanfaatkan platform pemberdayaan BRI, yakni LinkUMKM, untuk memperkuat pengelolaan usaha dan pemasaran agar pertumbuhannya lebih terarah.

"Kenes Lalita menunjukkan bahwa penguatan UMKM tidak hanya pada kreativitas produk, tetapi juga membutuhkan disiplin manajemen dan konsistensi strategi pemasaran. LinkUMKM BRI menyediakan ruang pembelajaran dan pendampingan agar pelaku usaha dapat konsisten mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Melalui ekosistem ini, BRI berkomitmen untuk memperkuat UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang tangguh," pungkas Dhanny.

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK