Prabowo Tegaskan Bekerja untuk Rakyat: Buktinya, MBG Sampai ke Sumbar

CNN Indonesia
Senin, 02 Feb 2026 21:50 WIB
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tetap menjalankan program nasional di daerah yang tidak memilihnya pada Pilpres 2024, termasuk Sumbar dan Aceh. (Kemendagri RI).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tetap menjalankan program-program nasional di daerah yang tidak memilihnya pada Pilpres 2024, termasuk Sumatra Barat (Sumbar) dan Aceh.

"Intinya saya dipilih, sekarang saya akan bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia. Saya tidak akan tanya ini gubernurnya dari mana ya? Dulu milih calon nomor 1, nomor 2, atau nomor 3? Saya nggak akan tanya," ujar Prabowo dalam taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).

Prabowo menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih tetap berjalan di dua provinsi tersebut meski ia kalah suara dalam pemungutan suara Pilpres.

"Buktinya, saya kalah di Sumatra Barat, benar? Tapi tetap MBG sampai ke Sumatra Barat. Tetap Koperasi Merah Putih. Tetap kita bangun, kita rehabilitasi Sumatra Barat," ujar Prabowo.

Prabowo juga menyinggung kondisi serupa di Aceh. Ia menegaskan tidak ada perlakuan berbeda meski daerah tersebut bukan basis pendukungnya dalam Pilpres.

"Saya juga kalah di Aceh kan? Tapi tetap kita bangun Aceh habis-habisan. Enggak ada, tidak boleh ada permusuhan, tidak boleh ada sakit hati. Kalah-menang biasa, karena kita mengabdi untuk bangsa dan rakyat Indonesia," ujarnya.

Prabowo menambahkan, pemerintah pusat tetap mendukung kepala daerah dari partai mana pun selama tujuannya untuk kepentingan rakyat. Ia mencontohkan dukungannya kepada sejumlah kepala daerah yang bukan berasal dari Partai Gerindra.

"Saya enggak tanya, Pak Bursah (Bursah Zanubi Bupati Lahat) kau partai mana? Kan nggak saya tanya, enggak saya tanya kan? Tetap saya dukung beliau, karena istrimu kan Gerindra, ha-ha-ha, tapi saya enggak tanya dia, saya enggak tanya dia, kebetulan istrinya Gerindra," kata Prabowo sambil berkelakar.

Di sisi lain, Prabowo menegaskan tidak akan melindungi kader partainya jika terbukti melakukan pelanggaran hukum.

"Enggak ada urusan saya, eh kalau Gerindra brengsek, Gerindra pun saya tangkap saudara-saudara. Jangan macam-macam. Enggak ada itu. Kita semua bergerak," ujarnya.

Prabowo juga menyebut persaingan dalam pemilu merupakan bagian dari proses demokrasi. Namun, setelah pemilihan usai, seluruh pihak diminta kembali bekerja untuk rakyat.

"Jadi persaingan, pertandingan ya pertandingan. Kalau ada pemilihan harus ada pemilihan. Dua calon tiga calon lima calon nggak apa-apa, bagus, tapi begitu selesai, sudahlah kerja. Ini yang saya tawarkan, ayo bekerja untuk rakyat," jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Prabowo menyinggung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang berasal dari PDIP. Ia memastikan pemerintah pusat tetap memberikan dukungan kepada Pemprov DKI Jakarta.

"Pak Pram dari PDIP tapi tetap akan saya dukung sebagai Gubernur DKI. Karena tugas saya, kewajiban saya adalah seluruh rakyat Indonesia termasuk rakyat DKI. Walaupun gubernur partai lain, saya akan dukung beliau supaya DKI aman dan selamat. Kan begitu, nanti 2029 ya terserah, ya kan, nggak apa-apa, bener," pungkasnya.

(lau/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK