Indonesia Tekor Dagang dengan 3 Negara Ini Tahun Lalu, Apa Saja?

CNN Indonesia
Selasa, 03 Feb 2026 08:16 WIB
BPS mencatat posisi transaksi dagang Indonesia masih tekor terhadap tiga negara utama. Defisit terdalam berasal dari China.
BPS mencatat posisi transaksi Indonesia masih tekor terhadap tiga negara utama. Defisit terdalam berasal dari China. (FOTO:ANTARA/Zabur Karuru).
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat posisi Indonesia masih tekor transaksi dengan tiga negara utama. Sementara itu, neraca perdagangan Indonesia surplus US$41,05 miliar sepanjang 2025 (Januari-Desember). 

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan ketiga negara penyumbang defisit terbesar ke dalam negeri tersebut adalah China, Australia dan Brasil.

"China penyumbang defiist terdalam, yakni US$22,17 miliar. Komoditasnya mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya," kata Ateng dalam Konferensi Pers, Senin (2/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan, Australia menyumbang defisit sebesar US$4,88 miliar dengan komoditas serealia, bahan bakar mineral dan bijih logam, terak dan abu. Lalu, Brasil menyjmbang defisit US$1,76 miliar dengan komoditas ampas dan sisa makanan industri hingga kapas.

Sementara itu, negara penyumbang surplus terbesar ke dalam negeri adalah Amerika Serikat (AS) sebesar US$21,12 miliar, India sebesar US$13,62 miliar dan Filipina sebesar US$8,33 miliar.

Lima komoditas penyumbang surplus secara kumulatif adalah lemak dan minyak hewani/nabati; bahan bakar mineral; besi dan baja; nikel dan barang daripadanya; serta alas kaki.

Sedangkan, komoditas penyumbang defisit adalah mesin dan peralatan mekanis; mesin dan perlengkapan elektrik; plastik dan barang dari plastik; instrumen optik, fotografi, sinematografi dan medis; serta serealia.

Untuk selama Desember 2025 saja, neraca perdagangan mengalami surplus US$2,51 miliar. Surplus berasal dari transaksi perdagangan sektor nonmigas senilai US$4,60 miliar, sektor migas defisit US$2,09 miliar.

Surplus ini terjadi karena kinerja ekspor yang tercatat US$26,35 miliar lebih tinggi dari impor yang tercatat US$23,83 miliar per Desember 2025.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/ins)