Purbaya soal IHSG Masih Merah: Kalau Saya Bakal Serok Bawah

CNN Indonesia
Senin, 02 Feb 2026 17:03 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons soal indeks harga saham gabungan (IHSG) masih berada di zona merah pada awal pekan ini, Senin (2/2).
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons soal indeks harga saham gabungan (IHSG) masih berada di zona merah pada awal pekan ini, Senin (2/2). (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons soal indeks harga saham gabungan (IHSG) masih berada di zona merah pada awal pekan ini, Senin (2/2).

Purbaya menilai investasi di pasar modal masih menarik mengingat fondasi ekonomi Indoensia masih 'bagus'. Bahkan, ia melihat saat ini adalah momentum untuk membeli saham incaran saat harga berada di bawah.

"Kalau saya sih, saya akan serok ke bawah. Kenapa? Fondasi ekonominya masih bagus, enggak ada berubah, dan akan membaik terus ke depan," ujar Purbaya di sela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Bogor, Senin (2/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Purbaya, naik-turun indeks adalah hal biasa. Ia menduga pasar masih menunggu Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru sebagai pengganti definitif Mahendra Siregar yang mengundurkan diri pada Jumat pekan lalu.

"Ini kan masih sementara kan, siapa ketua OJK-nya, mungkin masih menunggu ketidakpastian itu," ujarnya.

Pasar modal RI tengah dihantam badai sejak pekan lalu. Indeks babak belur setelah MSCI mengumumkan pembekuan sementara perlakuan indeks untuk saham-saham Indonesia.

Kebijakan itu mencakup pembekuan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia, penghentian penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI, serta tidak adanya kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks.

Ambrolnya IHSG pekan lalu sampai membuat Direktur Utama BEI Iman Rachman mengundurkan diri. Pengunduranitu disusul mundur massal empat pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk Ketua DK OJK Mahendra Siregar dan Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara.

Kemudian, OJK menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Friderica juga masih mengemban jabatan lamanya, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK.

Selain itu, OJK juga menetapkan Hasan Fawzi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon. Dia juga tetap menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.

Pada awal pekan ini, IHSG ditutup di level 7.922 atau merosot 406,9 poin (-4,88 persen) dari perdagangan sebelumnya, setelah sempat tertekan ke level 7.820 pada sesi perdagangan I.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr)