Turis Asing Masuk RI Capai 15,38 Juta di 2025, Tertinggi Sejak Pandemi
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk Indonesia sebanyak 15,38 juta kunjungan sepanjang 2025 atau naik 10,80 persen (yoy). Angka ini tertinggi sejak pandemi covid-19.
Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan jumlah pengunjung ini terus meningkat dalam lima tahun terakhir.
"Capaian kunjungan wisman di tahun 2025 ini merupakan capaian tertinggi dalam enam tahun terakhir atau sejak 2020," ujar Ateng dalam konferensi pers, Senin (2/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, jumlah kunjungan itu belum bisa menyamai capaian sebelum pandemi. Pada 2019, jumlah wisman yang masuk ke Indonesia mencapai 16,10 juta kunjungan.
"Ini masih sedikit lebih rendah jika dibandingkan 2019. Kita ketahui bersama di 2019 kan periode sebelum pandemi, 2020 sudah mulai masuk (pandemi), tapi ini bedanya tinggal sedikit lagi," terangnya.
Dari sisi pengeluaran, para turis tercatat membelanjakan rata-rata US$1.267 per kunjungan.
Apabila dilihat dari kebangsaannya, pada 2025 sebagian besar wisman berasal dari negara ASEAN mencapai 6.356.941 kunjungan. Namun, pengeluaran terbesar berasal dari wisman asal kawasan Eropa karena tinggal lebih lama di dalam negeri.
Berdasarkan asal negaranya, yang paling banyak masuk ke Indonesia adalah warga:
- Malaysia sebanyak 2,63 juta atau 17,2 persen (dari total kunjungan)
- Australia sebanyak 1,75 juta atau 11,4 persen
- Singapura sebanyak 1,52 juta atau 9,9 persen
- China sebanyak 1,34 juta atau 8,7 persen
- Timor Leste sebanyak 1 juta atau 6,6 persen.