Bos Danantara Tancap Gas Hilirisasi, Enam Proyek Dimulai Pekan Ini

CNN Indonesia
Kamis, 05 Feb 2026 20:03 WIB
Bos Danantara Rosan Roeslani mengatakan pihaknya akan menggelar peletakan batu pertama atau groundbreaking untuk enam proyek hilirisasi pada Jumat (6/2) sore. (FOTO:ANTARA/BAYU PRATAMA S).
Jakarta, CNN Indonesia --

CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani mengatakan pihaknya akan menggelar peletakan batu pertama atau groundbreaking untuk enam proyek hilirisasi pada Jumat (6/2) sore.

"Nanti, kami rencananya ada 6 proyek hilirisasi yang kami akan lakukan groundbreaking-nya, rencananya pada tanggal 6 sore hari, ya," ujar Rosan usai rapat dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu.

Rosan menyebut groundbreaking akan dilakukan secara serentak di enam lokasi berbeda. Sejumlah wilayah yang menjadi lokasi proyek antara lain Kalimantan Barat, Cilacap di Jawa Tengah, dan Banyuwangi di Jawa Timur.

"Rencananya bersamaan baik dari Kalimantan Barat, Cilacap (Jawa Tengah), Banyuwangi (Jawa Timur), dan proyek lainnya. Ya, ada 6 proyek lah, jadi kami akan lakukan bersamaan," kata Rosan.

Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan proyek-proyek yang segera memasuki tahap awal tersebut mencakup hilirisasi bauksit menjadi alumina, pembangunan pabrik bioetanol, serta bioavtur.

Menurut Dony, dimulainya proyek-proyek tersebut menunjukkan kesiapan Indonesia untuk bertransformasi menuju negara berbasis industri.

Ini artinya Indonesia sudah siap menuju negara berbasis industri," ujarnya.

Selain proyek hilirisasi mineral dan energi, Danantara juga akan memulai pembangunan peternakan ayam pedaging dan petelur pada Jumat (6/2). Proyek tersebut direncanakan menyerap investasi sebesar Rp20 triliun.

Investasi peternakan terintegrasi itu merupakan bagian dari program hilirisasi pangan dan akan melibatkan sejumlah BUMN sektor pangan, seperti PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dan PT Berdikari.

Melalui keterlibatan BUMN, pemerintah menargetkan terciptanya kepastian usaha bagi peternak, mulai dari penyediaan bibit, rantai pasok, hingga pemasaran hasil produksi.

Sebelumnya, seremoni groundbreaking keenam proyek tersebut sempat dijadwalkan berlangsung pada 28 Januari 2026, namun kemudian diundur.

(lau/ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK