Danantara Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase 1 Senilai Rp118 T

CNN Indonesia
Jumat, 06 Feb 2026 19:54 WIB
Danantara meresmikan enam proyek hilirisasi fase 1 senilai Rp118,1 triliun di lima daerah, ada proyek kilang hingga pabrik garam.
Danantara meresmikan enam proyek hilirisasi fase 1 senilai Rp118,1 triliun di lima daerah, ada proyek kilang hingga pabrik garam. (Foto: ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)
Jakarta, CNN Indonesia --

BPI Danantara meresmikan groundbreaking enam proyek hilirisasi fase 1 di berbagai daerah secara serentak, Jumat (6/2). Groundbreaking tersebut dilaksanakan di lima daerah, yakni Mempawah, Banyuwangi, Cilacap, Malang, Gresik.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani mengatakan hilirisasi merupakan proyek utama Danantara dengan total nilai proyek sebesar US$7 miliar atau setara Rp118,14 triliun (asumsi kurs Rp16.876 per dolar AS).

"Dengan enam proyek hilirisasi yang dicanangkan pada hari ini memang berjumlah, total investasinya mencapai US$7 miliar," ujar Rosan dalam acara Groundbreaking Proyek Hilirisasi Fase-I di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (6/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rosan menegaskan proyek hilirisasi merupakan salah satu program utama Presiden Prabowo Subianto. Ia pun menyampaikan hilirisasi menjadi proyek utama Danantara lantaran tidak hanya memberikan keuntungan hasil yang besar, tetapi juga penciptaan lapangan pekerjaan.

"Program ini tidak hanya memberikan return yang baik, tetapi dari segi penciptaan lapangan pekerjaan, menciptakan nilai tambah, yang tentunya akan berdampak positif kepada pertumbuhan perekonomian Indonesia ke depannya," terangnya.

Rosan menjelaskan pada 2025, proyek hilirisasi berkontribusi sebesar 30 persen atau sekitar Rp584,1 triliun dari keseluruhan investasi. Angka tersebut meningkat sebesar 43,3 persen dibandingkan kontribusi hilirisasi pada tahun 2024.

"Memang hilirisasi ini akan meningkat secara dalam. Dan kalau kita lihat memang sebelumnya hilirisasi lebih berpusat di dua daerah, adalah hilirisasi mineral terutama di daerah Maluku Utara dan juga di daerah Sulawesi. Dan itu kita harapkan penyebaran menjadi lebih baik," kata Rosan.

Berikut proyek hilirisasi fase 1 yang diresmikan oleh Danantara:

1. Proyek smelter grade alumina refinery (SGAR) oleh holding MIND ID, yakni PT Inalum, PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Bukit Asam Tbk (PTBA) di Mempawah, Kalimantan Barat.

2. Proyek smelter alumunium oleh holding MIND ID, yakni PT Inalum, PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Bukit Asam Tbk (PTBA) di Mempawah, Kalimantan Barat.

3. Proyek kilang bioetanol Glenmore oleh PT Perkebunanan Nusantara (PTPN) dan PT Pertamina (Persero) di Banyuwangi, Jawa Timur.

4. Proyek biorefinery oleh PT Pertamina (Persero) di Cilacap, Jawa Tengah.

5. Proyek fasilitas infrastruktur poultry unggas terintegrasi oleh PT RNI (Persero) atau ID Food di Malang, Gorontalo Utara, Lampung Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

6. Proyek pabrik garam dan MVR oleh PT Garam di Gresik, Jawa Timur.

[Gambas:Video CNN]

(fln/pta)