Program 3 Juta Rumah, Penyaluran KPP BRI Capai 49% dari Total Nasional

BRI | CNN Indonesia
Selasa, 10 Feb 2026 10:41 WIB
(Foto: arsip BRI)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatatkan penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) setara 49 persen dari total penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan sebesar Rp1.774 triliun di sepanjang 2026.

Hal ini dipastikan oleh Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati dalam pertemuan bersama Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Senin (9/2).

Adapun realisasi penyaluran KPP secara nasional di 2026 tercatat mencapai Rp3.547 triliun. Sebagai mitra strategis pemerintah, langkah BRI ini sejalan dengan dukungan terhadap Asta Cita dan target Program 3 Juta Rumah sebagai upaya memperkuat sektor perumahan yang inklusif dan berkelanjutan.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi menyampaikan bahwa perseroan menargetkan penyaluran KUR Perumahan sebesar Rp8 triliun untuk tahun 2026.

"Target tersebut didukung oleh kekuatan BRI yang memiliki basis nasabah besar serta jaringan layanan yang menjangkau hingga pelosok Indonesia, sehingga penyaluran KPR Subsidi dapat dilakukan secara lebih merata dan efektif, khususnya bagi MBR," ujar Hery di Kantor Kementerian PKP, Senin (9/2).

Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan apresiasi atas kontribusi BRI dalam mendukung pembiayaan rumah subsidi. Ia mencatat adanya peningkatan signifikan dalam penyaluran pembiayaan oleh BRI dari tahun ke tahun.

"Tahun 2024 ada sekitar 16 ribu unit rumah subsidi yang dibiayai oleh BRI. Pada 2025, realisasinya meningkat menjadi 32 ribu unit. Tahun 2026, BRI menargetkan penyaluran hingga 60 ribu unit rumah subsidi. Terima kasih sekali untuk BRI. Artinya, 60 ribu rakyat akan dapat menikmati rumah," pungkas Maruarar.

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK