Taspen Pastikan Rapel Gaji Pensiun 2025 Cair Penuh, Tak Ada Potongan

Taspen | CNN Indonesia
Selasa, 10 Feb 2026 14:15 WIB
Rapel gaji pensiun 2025 merupakan hak resmi pensiunan ASN yang akan dibayarkan penuh sesuai ketentuan berlaku, tanpa ada pemotongan hak apapun.
Ilustrasi. (Foto: iStockphoto/Jirsak)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Taspen (Persero) menyatakan bahwa rapel gaji pensiun 2025 merupakan hak resmi pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dibayarkan penuh sesuai ketentuan berlaku, tanpa ada pemotongan hak apapun.

Pernyataan tersebut sekaligus merespons keresahan kalangan pensiunan ASN atas beredarnya informasi yang menyebut tentang waktu pencairan tidak serentak, nominal berbeda antar pensiunan, serta dugaan pemotongan hak terkait kebijakan kenaikan gaji tahun anggaran 2026.

Rapel ini bukan bonus atau tunjangan tambahan, melainkan akumulasi selisih pembayaran dari penyesuaian gaji pensiun periode sebelumnya. Dana ini adalah hak asli pensiunan yang tertunda karena penyesuaian administratif, dirancang untuk menjaga daya beli di tengah kenaikan biaya hidup, terutama pangan dan kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih jauh, Taspen juga menegaskan bahwa tidak ada pengurangan hak. Kesalahpahaman umum bahwa pencairan bertahap atau perbedaan waktu masuk dana berarti pemotongan adalah salah.

Kondisi itu disebut merupakan konsekuensi mekanisme distribusi untuk menjaga akurasi perhitungan dan keamanan transaksi skala nasional.

Adapun besaran rapel bervariasi antar pensiunan, karena faktor individu mencakup golongan terakhir saat aktif, masa kerja, status pensiun, serta komponen penyesuaian tertunda. Perbedaan nominal, dari jutaan hingga belasan juta rupiah, adalah wajar dan sesuai sistem kepegawaian.

Dalam implementasinya, pencairan gaji menggunakan sistem smart distribution dalam dua tahap. Sebagian dana cair lebih awal untuk kebutuhan mendesak, dan sisanya setelah verifikasi akhir. Sistem ini dinilai lebih aman daripada serentak. Berdasarkan pengalaman, langkah ini menjadi upaya menghindari gangguan teknis pada perbankan nasional.

Isu terakhir, yakni perbedaan waktu antarwilayah, ditegaskan bukan diskriminasi, melainkan penyesuaian logis dengan proses verifikasi berlapis dan kapasitas perbankan daerah di Indonesia yang luas dan beragam.

Taspen menetapkan 10 Februari 2026 sebagai acuan resmi untuk penjelasan jadwal, mekanisme, dan perhitungan. Pensiunan diimbau memantau melalui aplikasi Taspen Mobile atau internet banking, serta tidak membandingkan nominal tanpa memahami dasar perhitungannya.

Selama data kepesertaan lengkap dan sesuai database Taspen, pencairan dipastikan akan berjalan otomatis tanpa kunjungan fisik. Sedangkan pensiunan yang hendak melakukan pembaruan data, dapat dilakukan gratis melalui jalur resmi.

Mekanisme bertahap, variasi nominal, dan perbedaan waktu adalah prosedur teknis matang Taspen agar penyaluran tepat sasaran, aman, dan akurat.

(rea/rir)


[Gambas:Video CNN]