Kemenhub Siapkan 78 Ribu Kuota Mudik Gratis ke 34 Provinsi
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan program mudik gratis Lebaran 2026 dengan kuota besar yang menjangkau 34 provinsi di seluruh Indonesia. Ada 78 ribu kuota tiket gratis untuk mudik via bus dan kereta api.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan mobilitas masyarakat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) berlangsung aman, tertib, dan merata sekaligus mengurangi beban biaya perjalanan masyarakat.
Mudik gratis tersebut disiapkan melalui berbagai moda transportasi, mulai dari bus antarkota antarprovinsi hingga kereta api di Pulau Jawa. Sebanyak 78 ribu yang tiket gratis yang disiapkan terdiri dari 50 ribu tiket bus dan 28 ribu tiket kereta api.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan mudik gratis menjadi salah satu instrumen utama pemerintah untuk menjaga kelancaran arus mudik, terutama bagi masyarakat pengguna angkutan umum.
"Kami dari Kementerian Perhubungan juga menyiapkan mudik gratis untuk 34 tujuan provinsi dengan menggunakan 401 kendaraan bus. Kemudian kami juga menyiapkan tiket gratis untuk penumpang sebanyak 50 ribu penumpang ekonomi," ujar Dudy dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).
Selain angkutan jalan, Kemenhub juga menyiapkan layanan mudik gratis melalui moda kereta api. Program ini difokuskan pada jalur-jalur utama di Pulau Jawa yang selama periode Lebaran kerap mengalami lonjakan penumpang.
"Moda transportasi gratis ada mudik gratis untuk kereta api jalur Pulau Jawa untuk lintas utara, lintas tengah, dan selatan dengan target sekitar 28.182 penumpang," kata Dudy.
Dudy juga menegaskan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 telah dipersiapkan sejak dini dengan melibatkan berbagai instansi terkait.
Pemerintah, kata dia, tidak hanya berfokus pada ketersediaan layanan transportasi, tetapi juga pada aspek keselamatan, kelancaran arus lalu lintas, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung.
"Pemerintah telah melakukan berbagai langkah strategis yang berkaitan dengan penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun 2026 agar berjalan dengan selamat, aman, dan lancar," ujarnya.
Sebagai bagian dari langkah tersebut, Kemenhub melakukan koordinasi intensif dengan aparat kepolisian dan kementerian teknis lainnya, termasuk dalam hal pengaturan lalu lintas dan kesiapan infrastruktur jalan.
"Kami berkoordinasi dengan Korlantas Polri, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU (Pekerjaan Umum), serta melakukan ramp check atau uji kelaikan sarana dan prasarana moda transportasi darat, laut, udara, dan kereta api," kata Dudy.
Ia menambahkan kesiapan jalan tol dan jalan arteri nasional juga menjadi perhatian utama agar masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dapat merasa aman dan nyaman.
(del/pta)