Jejak Inovasi Huawei Pimpin Smartphone Lipat, dari Mate X ke Mate X7

Huawei | CNN Indonesia
Jumat, 13 Feb 2026 22:06 WIB
Foto: Dok. Istimewa.
Jakarta, CNN Indonesia --

Huawei menempatkan smartphone lipat bukan sekadar eksperimen desain atau respons terhadap tren industri. Sejak awal, perusahaan teknologi asal Tiongkok ini membangun kategori foldable sebagai strategi jangka panjang yang ditopang riset berkelanjutan, pengembangan teknologi, serta komitmen komersialisasi yang konsisten.

Dalam tujuh tahun terakhir, Huawei mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pionir sekaligus pemimpin di pasar smartphone lipat. Selama periode tersebut, Huawei terus meningkatkan kualitas desain, ketahanan struktur, serta kemampuan kamera.

Konsistensi tersebut membuahkan hasil di pasar domestik. Tiongkok, yang dikenal sebagai pasar smartphone lipat paling kompetitif dan matang di dunia, menjadi panggung utama pembuktian Huawei. Perangkat foldable Huawei kini diposisikan setara dengan smartphone flagship konvensional, tanpa kompromi pada performa.

Bagi Huawei, pasar Tiongkok berfungsi layaknya laboratorium raksasa. Perangkat diuji dalam penggunaan sehari-hari oleh jutaan pengguna, lalu disempurnakan kembali pada generasi berikutnya.
Dengan bekal tersebut, Huawei kini bersiap memperluas ekspansi Mate X7 ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

HUAWEI Mate X, Tonggak Awal Inovasi

Perjalanan inovasi Huawei dimulai pada 2019 melalui peluncuran HUAWEI Mate X, yang diperkenalkan sebagai smartphone pertama di dunia dengan desain layar outward-folding. Kehadirannya menjadi titik balik, memperkenalkan pendekatan baru dalam cara pengguna berinteraksi dengan perangkat mobile.

Sejak saat itu, Huawei tak memandang foldable sebagai proyek satu generasi. Inovasi terus berlanjut, mulai dari eksplorasi desain outward-fold dan inward-fold, hingga pengembangan format lebih kompleks seperti wide-fold, dual-fold, bahkan tri-fold.

Foto: Dok. Istimewa.

Setiap generasi menjadi ruang eksperimen sekaligus penyempurnaan, baik dari sisi desain, rekayasa engsel, hingga optimalisasi perangkat lunak.

Di Indonesia sendiri, Huawei tercatat sebagai brand pertama yang secara resmi menghadirkan smartphone lipat ke pasar. Bahkan, perusahaan ini juga menjadi yang pertama memasarkan smartphone tri-fold secara komersial, membawa inovasi yang sebelumnya hanya berupa konsep menjadi perangkat nyata di tangan konsumen.

Ketahanan sebagai Fondasi Utama

Isu daya tahan sempat menjadi tantangan utama di awal kemunculan smartphone lipat. Kekhawatiran terhadap kekuatan engsel, struktur perangkat, dan penggunaan jangka panjang menjadi sorotan.

Huawei menjawab tantangan tersebut dengan menjadikan ketahanan sebagai fondasi desain. Pengembangan material baru, rekayasa engsel presisi, serta penguatan struktur internal dilakukan untuk memastikan perangkat tetap kokoh dalam penggunaan sehari-hari.

Pendekatan ini membantu mengubah persepsi publik terhadap foldable-dari perangkat yang dianggap rentan menjadi perangkat premium yang andal.

Kamera sebagai Keunggulan Nyata

Selain struktur dan desain, sektor kamera menjadi fokus pengembangan Huawei. Jika sebelumnya smartphone lipat identik dengan kompromi pada fotografi, Huawei menghadirkan standar imaging setara flagship non-lipat.

Melalui inovasi sensor, sistem optik, dan pemrosesan gambar berbasis kecerdasan buatan (AI), Huawei menutup kesenjangan antara perangkat lipat dan konvensional. Kamera tidak lagi sekadar pelengkap, tetapi menjadi keunggulan utama.

Puncak Evolusi: HUAWEI Mate X7

Seluruh inovasi dalam tujuh tahun tersebut dirangkum dalam HUAWEI Mate X7. Perangkat ini dirancang secara menyeluruh, memadukan pengalaman Huawei dalam rekayasa foldable, ketahanan struktural, serta teknologi kamera.

Foto: Dok. Istimewa

Desainnya yang semakin matang, termasuk modul kamera khas Time-Space Gate dan sentuhan Light-Woven Brocade, menampilkan perpaduan teknologi dan estetika premium.

Mate X7 dibangun di atas Ultra-Reliable Foldable Architecture, mencerminkan keyakinan bahwa inovasi harus sejalan dengan keandalan. Material canggih, struktur yang diperkuat, dan presisi engineering menghadirkan perangkat lipat yang ramping namun tetap solid untuk penggunaan sehari-hari.

Dari sisi fotografi, Mate X7 dilengkapi True-to-Colour Camera, HDR canggih, kemampuan telephoto macro, serta dukungan AI pintar. Hasilnya adalah pengalaman kamera setara flagship tanpa kompromi, mengangkat standar fotografi pada perangkat foldable ke level yang lebih tinggi.

HUAWEI Mate X7 bukan sekadar produk terbaru, melainkan representasi visi jangka panjang Huawei terhadap masa depan smartphone lipat. Dengan mengembangkan desain, ketahanan, dan kemampuan kamera secara terintegrasi, Huawei membuktikan bahwa foldable telah berevolusi menjadi perangkat flagship yang utuh dalam mendukung produktivitas, kreativitas, dan gaya hidup modern.

Di tengah perkembangan kategori yang semakin cepat, Mate X7 menjadi tonggak penting hasil dari eksplorasi panjang dan kepemimpinan Huawei di pasar Tiongkok, serta langkah ekspansi global-termasuk Indonesia-dengan menghadirkan perangkat lipat flagship yang matang, andal, dan kompetitif.

(ory/ory)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK