Bulog Bidik Ekspor ke Arab Saudi Lewat Beras Haji Nusantara

CNN Indonesia
Sabtu, 14 Feb 2026 19:25 WIB
Bulog optimistis importir di Mekkah, Madinah, maupun Jeddah dapat menyerap beras Bulog dalam jumlah signifikan. (FOTO:ANTARA/Henry Purba).
Jakarta, CNN Indonesia --

Perum Bulog membidik peluang ekspor beras premium ke Arab Saudi dengan menawarkan produk Beras Haji Nusantara kepada para importir setempat, sebagai bagian dari upaya memperluas pasar pangan Indonesia untuk kebutuhan jamaah haji dan umrah

Penawaran tersebut dilakukan dalam kegiatan Bridging Supply and Service: Business Matching for Indonesian F&B Distributors and Hajj Catering Providers yang diselenggarakan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, menurut keterangan Tim Media Presiden di Jakarta, Sabtu (14/2).

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan antusias ini menjadi sinyal positif bagi peluang ekspor beras Indonesia untuk kebutuhan jamaah Haji dan Umrah.

"Setelah pemaparan dan uji cita rasa bersama para importir, respons yang kami terima sangat baik dan cukup menarik minat mereka," ujar Ahmad dilansir dari Antara, Sabtu (14/2).

Bulog optimistis importir di Mekkah, Madinah, maupun Jeddah dapat menyerap beras Bulog dalam jumlah signifikan.

"Harapan kami, langkah ini menjadi berkah bagi bangsa Indonesia sekaligus memperkuat posisi produk pangan nasional di pasar internasional," jelasnya.

Langkah penjajakan pasar itu sejalan dengan target pemerintah untuk memulai ekspor beras premium ke Arab Saudi.

Sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Pangan pekan lalu, pemerintah menetapkan rencana pengiriman awal sebanyak 2.280 ton beras premium pada minggu ketiga Februari 2026.

Pengiriman tahap awal tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji tahun ini, sekaligus menjadi langkah awal Indonesia dalam memasuki rantai pasok pangan untuk sektor haji dan umrah di Arab Saudi.

"Ini merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi kami apabila Beras Haji Nusantara dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan jamaah haji," tandasnya.

Para importir memberikan respons positif usai mencicipi langsung nasi dari beras Indonesia, dan membandingkannya dengan produk dari negara lain. Mereka menilai beras Indonesia memiliki tekstur pulen, aroma yang baik, serta cita rasa sesuai preferensi pasar Arab Saudi.

Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan bahwa Beras Haji Nusantara adalah beras super premium yang diproduksi dari gabah segar hasil panen petani Indonesia.

Beras ini diproses melalui mesin penggilingan gabah modern, dengan standar mutu tinggi, kadar air terjaga, tingkat pecahan rendah, serta telah melalui uji laboratorium dan memenuhi standar ekspor.

(ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK