Persiapan Dana Pensiun Lebih Mudah Lewat Integrasi Layanan BRI

BRI | CNN Indonesia
Minggu, 15 Feb 2026 21:31 WIB
Melalui pembaruan sistem ini, pengelolaan aset masa tua menjadi lebih transparan karena saldo dapat dipantau setiap saat secara digital.
Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) saat ini dapat mengelola Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) secara langsung melalui aplikasi mobile banking BRImo. Langkah integrasi ini bertujuan untuk memangkas birokrasi pendaftaran yang sebelumnya mengharuskan nasabah mendatangi kantor cabang secara fisik.

Melalui pembaruan sistem ini, pengelolaan aset masa tua menjadi lebih transparan karena saldo dapat dipantau setiap saat secara digital. Transformasi tersebut mencerminkan pergeseran layanan perbankan yang kini lebih fokus pada kemudahan akses mandiri bagi pengguna ponsel pintar.

Pihak manajemen menjelaskan bahwa inovasi ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan instrumen investasi yang praktis dan aman. Direktur Retail Funding and Distribution BRI Andrijanto menyebutkan bahwa perluasan fitur ini merupakan bentuk komitmen bank dalam mendukung inklusi keuangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hadirnya layanan DPLK di BRImo merupakan wujud komitmen BRI dalam memberikan solusi keuangan yang komprehensif bagi nasabah," ujar Andrijanto.

Integrasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memiliki jaminan finansial setelah masa produktif berakhir.

Andrijanto menambahkan bahwa kemudahan akses menjadi kunci utama bagi generasi muda untuk mulai memikirkan perencanaan hari tua sejak dini.

"Kini, menyiapkan masa pensiun menjadi jauh lebih mudah, cepat, dan bisa dilakukan kapan saja melalui BRImo," katanya.

Selain pendaftaran, nasabah juga dapat memilih jenis investasi yang sesuai dengan profil risiko serta target dana yang ingin dicapai. Fleksibilitas ini memungkinkan setiap individu mengatur besaran iuran bulanan yang akan dipotong secara otomatis dari rekening utama mereka.

Proses digitalisasi ini juga meminimalisir kesalahan administrasi yang sering terjadi pada pengisian formulir kertas secara manual. Keamanan data nasabah menjadi prioritas utama dalam pengembangan fitur ini demi menjaga kepercayaan publik terhadap sistem perbankan digital.

Perusahaan berharap dengan adanya akses yang lebih dekat di genggaman, jumlah peserta dana pensiun akan terus tumbuh secara signifikan. Ke depan, layanan ini diproyeksikan menjadi pendorong utama bagi masyarakat untuk memiliki kemandirian finansial yang lebih tertata.

(rea/rir)


[Gambas:Video CNN]