Ke Bendungan Lausimeme, Menteri PU Kejar Jembatan Penghubung Rampung

CNN Indonesia
Senin, 16 Feb 2026 17:57 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pentingnya penyelesaian jembatan penghubung antar desa di sekitar Bendungan Lausimeme di Kab. Deli Serdang, Sumatra Utara.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pentingnya penyelesaian jembatan penghubung antar desa di sekitar Bendungan Lausimeme di Kab. Deli Serdang, Sumatra Utara. (CNN Indonesia/Farid).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan pentingnya penyelesaian jembatan penghubung antar desa di sekitar Bendungan Lausimeme di Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara.

Hal itu untuk memastikan akses masyarakat tetap terjaga saat bendungan terisi penuh.

"Masih ada kewajiban dari pengelola bendungan untuk membuat jembatan yang menghubungkan beberapa desa sebagai akses keluar. Hal ini penting karena apabila bendungan terisi penuh, akses masyarakat berpotensi terputus. Jembatan tersebut ditargetkan selesai pada Juni 2026 agar pengisian penuh dapat dilakukan," ujar Dody saat meninjau Bendungan Lausimeme, dikutip dari keterangan resmi, Minggu (15/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, bendungan yang telah diresmikan sebelumnya itu telah memasuki tahap optimalisasi pemanfaatan.

Dody berharap Bendungan Lausimeme mampu memberikan manfaat besar, khususnya dalam mengurangi potensi genangan banjir di wilayah Kota Medan.

Selain sebagai pengendali banjir, bendungan ini juga dirancang untuk dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber irigasi dan penyedia air baku bagi masyarakat.

Bendungan Lausimeme dibangun oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan dan merupakan bendungan bertipe urugan batu dengan inti tegak setinggi 73,5 meter dari dasar sungai, panjang puncak 205 meter, serta memiliki luas area genangan mencapai 125,84 hektar.

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), bendungan ini memiliki kapasitas tampung sebesar 21,07 juta meter kubik.

Keberadaan bendungan ini berperan penting dalam mereduksi debit puncak banjir hingga 289 meter kubik per detik melalui sistem pintu early release, khususnya dari hulu Sungai Percut dan Sungai Deli saat musim hujan.

Selain itu, Bendungan Lausimeme akan menjadi sumber air baku untuk Kota Medan melalui Tirtanadi serta Kabupaten Deli Serdang melalui Tirta Deli dengan total kapasitas sebesar 2.850 liter per detik.

Bendungan ini juga dilengkapi dengan Pembangkit Listrik Minihidro (PLTM) berkapasitas 1 MW. Dengan berbagai fungsi strategis tersebut, Bendungan Lausimeme diharapkan mampu mendukung ketahanan air, ketahanan energi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Sumut secara berkelanjutan.

Percepat Proyek Huntara di Tapanuli Selatan

Kementerian PU juga ingin mempercepat penyelesaian proyek Hunian Sementara (Huntara) Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). 

Targetnya, huntara bagi korban banjir dan longsor itu bisa ditempati pada pekan pertama Ramadan.

"Kami upayakan agar minggu pertama Ramadhan ini sudah bisa ditempati," ujar Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumut Kementerian PU Kurniawan di Tapsel, Sumut, seperti dikutip Antara.

Menurut Kurniawan, pembangunan huntara terkendala oleh hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut pada beberapa hari terakhir.

"Memang ditargetkan sebelum Ramadhan, selesai. Tapi kami terkendala cuaca, karena tiga hari ini hujan terus turun," ujarnya.

Kurniawan menambahkan petugas di lapangan menyiasati percepatan pembangunan huntara dengan bekerja hingga larut malam ketika tidak turun hujan, selain itu pekerjaan di dalam ruangan masih terus dilakukan.

Saat ini kata Kurniawan, dari 21 blok yang akan dibangun, delapan di antaranya telah selesai dikerjakan tinggal pengerjaan terakhir seperti pemasangan tempat tidur, kipas angin, listrik dan lainnya.

"Ada delapan blok sebenarnya sudah jadi. Sudah bisa ditempati pada awal Ramadhan. Kalau keseluruhan kami usahakan pada minggu pertama Ramadhan ini," katanya.

Total huntara yang akan dibangun di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 252 unit atau 21 blok.

[Gambas:Video CNN]

(sfr)