Menhub Disebut Minta Masjid Jadi Rest Area Mudik Lebaran 2026

CNN Indonesia
Kamis, 19 Feb 2026 21:30 WIB
Menhub Dudy Purwagandhi disebut meminta area masjid dioptimalkan penggunaannya sebagai area untuk beristirahat (rest area) saat mudik lebaran 2026. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Tunggul).
Yogyakarta, CNN Indonesia --

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi disebut meminta area masjid dioptimalkan penggunaannya sebagai area untuk beristirahat (rest area) saat mudik lebaran 2026.

Hal itu disampaikan Sekda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti selepas rapat koordinasi pelaksanaan mudik bersama Dudy di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, DIY, Kamis (19/2).

"Mengoptimalkan masjid-masjid yang ada di sepanjang perjalanan sampai ke titik tujuan itu juga sebagai rest area," ujar Made di Kompleks Kepatihan.

Dalam kunjungannya ini, sambung Made, Dudy juga berkoordinasi mengenai implementasi kebijakan Work From Anywhere (WFA) demi mengantisipasi penumpukan pemudik nantinya.

Pemda DIY dan Dudy mendiskusikan kendala soal bagaimana penerapan WFA ini di sektor swasta, khususnya bagi karyawan pabrik.

"Cuma kalau pabrik kan enggak mungkin kerja (anywhere) ya, karena kan alat-alatnya di situ (pabrik)," ucapnya.

Made meyakini pengalaman pelaksanaan mudik pada tahun-tahun sebelumnya membuat Pemda DIY kian siap dalam menyambut kedatangan pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.

Terkait transportasi umum di masa depan, Made bilang pihaknya meminta kepada Dudy untuk perpanjangan jalur rel kereta api dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo sampai ke Maguwoharjo, Sleman.

Sementara itu, Dudy menyebut kunjungannya adalah bagian dari kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan keamanan dan kenyamanan perjalanan mudik.

"Persiapan sudah sedemikian rupa, dan insyaallah mudah-mudahan mohon doanya dari teman-teman dan juga masyarakat bahwa penyelenggaraan 2026 ini bisa dengan baik dan lebih baik dari tahun kemarin," terang Dudy.

(kum/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK