iPhone Belum Bisa QRIS Tap, BI Minta Pengguna Bersabar
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta meminta pengguna iPhone bersabar terkait belum tersedianya fitur QRIS Tap di perangkat Apple.
Pasalnya, hingga kini Apple belum membuka akses fitur Near Field Communication (NFC).
Filianingsih menjelaskan keterbatasan tersebut bukan berasal dari sisi regulator atau sistem pembayaran domestik. Menurutnya, Apple saat ini hanya membuka fitur NFC untuk layanan Apple Pay.
"Pengguna QRIS mohon bersabar untuk iPhone karena saat ini Apple itu belum membuka NFC fiturnya, dia hanya membuka untuk Apple Pay," ujarnya dalam Konferensi Pers RDG Februari, Kamis (19/2).
Ia menambahkan pihak Apple Indonesia bersama kantor pusatnya telah menemui BI untuk membahas kemungkinan integrasi QRIS Tap.
Pembahasan itu mencakup peluang pembukaan fitur NFC seperti yang telah dilakukan Apple di kawasan Uni Eropa.
"Sebetulnya untuk pihak Apple Indonesia dan headquarter sudah datang dan mereka akan mendalami fitur QRIS Tap, untuk melihat kemungkinan untuk membuka fitur NFC seperti yang sudah mereka lakukan di Uni Eropa," ujarnya.
Di sisi lain, BI mencatat penggunaan QRIS Tap terus menunjukkan pertumbuhan positif, khususnya di sektor transportasi serta merchant hotel dan restoran. Area hospitality disebut mulai masif mengadopsi metode pembayaran berbasis tap tersebut.
Filianingsih mengungkapkan QRIS Tap telah memproses lebih dari 475 ribu transaksi. Angka itu tumbuh 7,9 persen secara bulanan (month to month/mtm).
"Kalau kita lihat ini memproses lebih dari 475 ribu transaksi dan ini tumbuh 7,9 persen mtm," jelasnya.
Dari sisi nominal transaksi, nilainya juga meningkat 6,4 persen mtm menjadi sekitar Rp4,6 miliar.
Lebih lanjut, BI mencatat terdapat perbedaan nilai rata-rata transaksi (ticket size) antara sektor transportasi dan ritel.
"Ticket size ini memang berbeda antara transportasi itu sekitar 5 ribuan, sementara kalau untuk restoran atau retail yang lain itu sekitar 70 ribuan," pungkas Filianingsih.
(ldy/sfr)