Prabowo di Hadapan Investor Dunia: RI Kini Bukan 'Raksasa Tidur' Lagi

CNN Indonesia
Sabtu, 21 Feb 2026 11:33 WIB
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kini Indonesia tak lagi menjadi 'raksasa tidur', melainkan telah bangun untuk mengembangkan perekonomian. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia kini tak lagi menjadi 'raksasa tidur' atau 'sleeping giant', melainkan telah bangkit untuk mengembangkan dan meningkatkan perekonomian nasional.

Hal tersebut disampaikan Prabowo di hadapan 12 petinggi perusahaan besar dunia saat membuka pertemuan di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat.

"Bapak Presiden menyampaikan di awal bahwa selama ini, itu mungkin Indonesia dikenalnya as a sleeping giant, tetapi we're not sleeping anymore, now is time. Kita bangun dan bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan perekonomian di Indonesia," kata Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, usai pertemuan tersebut.

Rosan mengatakan, para investor yang hadir mengapresiasi dan memuji kebijakan-kebijakan yang telah dijalankan pemerintahan Prabowo. Kebijakan tersebut dinilai membuat Indonesia dipandang lebih besar dan semakin diperhitungkan dalam peta investasi global.

"Mereka juga menyatakan dan memuji juga kebijakan-kebijakan Bapak Presiden yang selama ini sudah dilakukan yang membuat mereka sekarang melihat Indonesia itu lebih besar," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama,Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir menyampaikan, para investor global itu secara khusus mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat sistem hukum dan kepastian regulasi sebagai pondasi utama investasi jangka panjang.

Mereka juga mengapresiasi pembentukan BPI Danantara yang diinisiasi oleh Prabowo. Para investor menilai pembentukan Danantara dapat menjadi salah satu calon mitra strategis, mengingat telah terbiasa bermitra dengan berbagai sovereign wealth fund di dunia.

"Jadi, mungkin itu sebagai salah satu rangkumannya keinginan mereka untuk sekarang mulai berinvestasi dengan cara partnership dan menggunakan Danantara tadi sebagai salah satu calon mitra mereka untuk berinvestasi," kata Pandu.

Presiden Prabowo menerima 12 pimpinan perusahaan investasi global dalam sebuah pertemuan sebagai bagian dari kunjungan kerjanya di AS.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kini Indonesia tak lagi menjadi 'raksasa tidur', melainkan telah bangun untuk mengembangkan perekonomian. (Arsip Istimewa)

Para investor tersebut merupakan CEO dan presiden perusahaan investasi terkemuka dunia dengan total aset kelolaan (assets under management) mencapai sekitar US$16 triliun (sekitar Rp270 kuadriliun).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo memaparkan arah kebijakan ekonomi nasional, langkah penguatan iklim investasi, serta komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kepastian hukum. Dialog kemudian dilanjutkan secara one-on-one dengan masing-masing pimpinan perusahaan untuk membahas potensi kerja sama lebih lanjut.

Selain Rosan dan Pandu, turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo, dan Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie.

(antara/asr)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK