Rupiah Melemah ke Rp16.829 per Dolar AS Efek Ancaman Tarif Trump
Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.829 per dolar AS pada Selasa (24/2) sore. Mata uang Garuda melemah 27 poin atau 0,16 persen dari perdagangan sebelumnya.
Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp16.830 per dolar AS.
Mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi. Yen Jepang melemah 0,82 persen, baht Thailand melemah 0,15 persen, yuan China menguat 0,34 persen, peso Filipina melemah 0,34 persen, dan won Korea Selatan melemah 0,07 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dolar Singapura juga menguat 0,20 persen dan dolar Hong Kong terpantau stagnan pada penutupan perdagangan sore ini (24/2).
Sedangkan, mata uang utama negara maju juga kompak berada di zona merah. Tercatat euro Eropa melemah 0,01 persen, poundsterling Inggris melemah 0,02 persen, dan franc Swiss melemah 0,01 persen.
Dolar Australia melemah 0,12 persen, dan dolar Kanada juga melemah 0,18 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah ditopang oleh kekhawatiran pasar terhadap ancaman tarif 15 persen Presiden AS Donald Trump.
"Rupiah melemah terhadap dolar AS yang rebound (memantul) oleh kekhawatiran investor terhadap perkembangan tarif. Namun, rupiah berhasil mengurangi sebagian pelemahan oleh inflow (arus masuk) dana asing di pasar ekuitas," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Selasa (24/2).
(ldy/ins)