Menhub Kejar Jalan Rusak di Jalur Mudik Beres H-10 Lebaran
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan perbaikan jalan rusak di sejumlah jalur mudik, khususnya yang dilalui pemudik roda dua, rampung paling lambat 10 hari sebelum Lebaran.
Perbaikan tersebut diprioritaskan di jalur Pantai Utara (Pantura) dan ruas lain yang menjadi rute utama pemudik.
"Jalanan rusak kami sudah berkoordinasi khususnya nanti dengan persiapan Lebaran. Kita minta supaya jalan-jalan yang nanti akan dilalui oleh para pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua dapat diperbaiki," ujar Dudy di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (24/2).
Ia menjelaskan koordinasi dilakukan bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk memastikan perbaikan jalan prioritas dapat diselesaikan sebelum arus mudik dimulai. Pemerintah memfokuskan perbaikan pada jalur dengan tingkat mobilitas tinggi dan berisiko bagi keselamatan pengguna jalan.
"Dan dari Kementerian PU menjanjikan bahwa paling lambat itu H-10 sudah selesai. Perbaikannya di jalan Pantura atau jalan-jalan yang akan dilalui pemudik sepeda motor," tambahnya.
Dudy menambahkan pemerintah pusat juga mempertimbangkan kondisi anggaran pemerintah daerah (pemda) dalam pelaksanaan perbaikan infrastruktur jalan. Karena itu, koordinasi dilakukan tidak hanya dengan pemda, tetapi juga dengan kementerian terkait untuk menentukan prioritas penanganan.
"Kita juga harus memahami kondisi anggaran dari pemda. Itu sebabnya kita membicarakan tidak hanya pemda tapi juga dengan Kementerian PU kira-kira mana yang menjadi skala prioritas, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan angkutan Lebaran nanti," katanya.
Upaya percepatan perbaikan jalan ini dilakukan di tengah sorotan terhadap kondisi infrastruktur jalan yang dinilai membahayakan pengguna, terutama pengendara roda dua. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah kecelakaan lalu lintas dilaporkan terjadi akibat jalan rusak di berbagai daerah.
Di Kabupaten Pandeglang, Banten, misalnya, pemerintah daerah digugat secara perdata oleh masyarakat terkait kondisi jalan rusak yang diduga menyebabkan kecelakaan hingga menimbulkan korban jiwa.
Gugatan tersebut ditujukan kepada sejumlah pihak, termasuk pemerintah provinsi dan kabupaten sebagai penyelenggara jalan.
Kasus serupa juga terjadi di Kota Bekasi, Jawa Barat, di mana seorang pengendara motor terjatuh akibat lubang jalan yang cukup dalam di Jalan Raya Caringin.
Berdasarkan pantauan warga, kerusakan jalan di lokasi tersebut telah berlangsung selama beberapa bulan dan dinilai berbahaya bagi pengguna jalan.
(del/sfr)