Bank Mandiri Siapkan Rp44 T Uang Tunai untuk Ramadan dan Lebaran

CNN Indonesia
Kamis, 26 Feb 2026 11:57 WIB
Bank Mandiri memproyeksikan kenaikan kebutuhan transaksi masyarakat selama bulan suci hingga puncak arus mudik dan Idulfitri.
Bank Mandiri memproyeksikan kenaikan kebutuhan transaksi masyarakat selama bulan suci hingga puncak arus mudik dan Idulfitri. (FOTO:CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Bank Mandiri menyiapkan uang tunai Rp44 triliun untuk pengisian ATM/CRM selama periode 24 Februari hingga 25 Maret 2026 atau sepanjang Ramadan hingga Lebaran tahun ini. Jumlah tersebut meningkat 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy) yakni Rp41,9 triliun. 

Peningkatan tersebut dilakukan seiring proyeksi kenaikan kebutuhan transaksi masyarakat selama bulan suci hingga puncak arus mudik dan Idulfitri. Kesiapan likuiditas menjadi strategi akselerasi untuk menjaga momentum konsumsi domestik, sekaligus memperkuat perputaran ekonomi kerakyatan di berbagai daerah.

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan dengan pendekatan berbasis ekosistem, itu memastikan kecukupan likuiditas, stabilitas layanan, serta menghadirkan keunggulan berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penyediaan uang tunai ini merupakan wujud komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan sinergi yang terintegrasi di seluruh jaringan layanan kami, sehingga kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri dapat terpenuhi secara optimal," ujar Adhika dalam keterangan resminya, Rabu (25/2).

Ia menjelaskan, rata-rata kebutuhan pengisian uang tunai diperkirakan mencapai Rp1 triliun hingga Rp1,4 triliun per hari, seiring dengan meningkatnya aktivitas konsumsi, pembayaran gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) aparatur sipil negara (ASN), serta mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 H.

Proyeksi tersebut disusun berdasarkan pola historis transaksi dan tren pertumbuhan ekonomi domestik yang menunjukkan peningkatan signifikan selama periode Ramadan dan Lebaran.

DI sisi lain, dalam rangka mendukung kelancaran distribusi uang layak edar selama Ramadan dan Idulfitri, Bank Mandiri berpartisipasi aktif dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 oleh Bank Indonesia, melalui layanan penukaran uang Rupiah baru dan layak edar.

Adapun mekanisme pelayanan dilakukan melalui pemesanan digital di aplikasi PINTAR BI serta kas keliling dan titik penukaran bersama perbankan di berbagai wilayah. Partisipasi ini menjadi bagian dari sinergi yang terintegrasi antara industri perbankan dan otoritas moneter untuk memastikan proses penukaran berlangsung tertib, aman, dan mendukung stabilitas sistem pembayaran di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi masyarakat menjelang Idul Fitri.

Sejalan dengan itu, Bank Mandiri juga memastikan kelancaran transaksi non-tunai selama periode puncak Lebaran. Upaya yang dilakukan yakni menyiapkan likuiditas sebesar Rp18 triliun pada Rekening Settlement Dana (RSD) BI-Fast guna mengantisipasi lonjakan transaksi pada 18 hingga 25 Maret 2026, atau sekitar Rp2,5 triliun per hari.

Selain kesiapan uang tunai dan likuiditas transaksi antarbank, Bank Mandiri memastikan seluruh channel layanan elektronik beroperasi optimal selama periode libur Lebaran.

Bank dengan kode emiten BMRI ini mengoperasikan 12.900 unit ATM/CRM serta 322 ribu mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia, guna mendukung kelancaran transaksi nasabah sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran nasional.

[Gambas:Video CNN]

(ins/pta)