50 Pesawat Boeing di Deal Dagang RI-AS Diborong Garuda
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang akan membeli seluruh 50 pesawat Boeing, produsen jet Amerika Serikat (AS).
Kesepakatan pembelian 50 pesawat Boeing itu dimuat dalam kesepakatan dagang AS-RI.
Dudy mengaku belum mengetahui informasi lanjutan soal kesepakatan pembelian 50 pesawat Boeing. Sebab, hal itu merupakan kewenangan Garuda.
"Aku nggak beli pesawatnya. Mesti tanya sama Garuda," ujarnya di Stasiun Gambir, Selasa (24/2).
Ia juga memastikan tak ada maskapai lain yang ikut serta dalam pembelian 50 pesawat Boeing.
"Iya (tak ada maskapai lain)," jawabnya singkat.
Pada pekan lalu, Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump resmi meneken kesepakatan dagang strategis melalui Agreement on Reciprocal Trade (ART).
Kesepakatan dagang itu memuat komitmen investasi Indonesia senilai US$33 miliar atau sekitar Rp556,9 triliun (asumsi kurs Rp16.880 per dolar AS) di sektor pertanian, dirgantara, dan energi AS.
Komitmen investasi Rp556,9 triliun tersebut meliputi:
1. Impor migas dari AS senilai US$15 miliar (senilai Rp253,1 triliun) per tahun
2. Pembelian pesawat komersial dan barang dari AS, termasuk dari Boeing, senilai US$13,5 miliar atau setara Rp227,8 triliun
3. Pembelian produk pertanian AS senilai lebih dari US$4,5 miliar atau Rp75,9 triliun.