Sinergi Freeport Dorong Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur Papua

Freeport Indonesia | CNN Indonesia
Selasa, 03 Mar 2026 17:30 WIB
PT Freeport Indonesia berperan aktif dalam meningkatkan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur di Papua melalui kemitraan dengan pemerintah daerah.
Foto: CNN Indonesia/Hendrik
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebagai salah satu perusahaan tambang terbesar Indonesia, PT Freeport Indonesia (PTFI) turut mengambil peran menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur dasar bagi masyarakat Papua.

Melalui kolaborasi strategis dengan sejumlah kabupaten di Papua, Freeport membuktikan bahwa keberadaan industri besar dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.

Di sektor kesehatan, telah lama Freeport bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika mengelola dan memperluas akses layanan medis di wilayah operasi perusahaan. Salah satunya melalui pengoperasian Klinik Paumako di kawasan pesisir Timika, yang berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat nelayan dan keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Klinik ini menyediakan pemeriksaan umum, layanan ibu dan anak, hingga penanganan penyakit menular. Kehadirannya telah mempersingkat jarak warga untuk mendapatkan layanan medis yang sebelumnya sulit dijangkau.

Perusahaan juga terlibat dalam penguatan fasilitas kesehatan yang lebih besar. Melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Freeport aktif mendukung peningkatan kapasitas dan kualitas layanan di Rumah Sakit Waa Banti sebagai rujukan utama di dataran tinggi Papua. Rumah sakit ini beroperasi di wilayah dengan akses geografis yang menantang.

Senior Vice President Sustainable Development PTFI Nathan Kum mengatakan, pembangunan RS Waa Banti merupakan wujud komitmen PTFI memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.

"Dengan peran kunci Pemkab Mimika serta dukungan PTFI, keberadaan RS Waa Banti dapat memberikan pelayanan kesehatan yang modern dan lebih baik sehingga mudah diakses oleh masyarakat di Kampung Waa Banti dan sekitarnya," kata Nathan di Timika pada 2024 lalu.

Upaya itu pun diakui secara nasional. Pada Oktober 2024, dua klinik hasil kerja sama Freeport dan Pemkab Mimika meraih kenaikan akreditasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), bahwa fasilitas dan layanan yang disediakan memenuhi standar nasional.

Tak berhenti di bidang kesehatan, Freeport juga memperluas kontribusi di sektor pendidikan. Pada April 2025, perusahaan menandatangani perpanjangan kerja sama strategis dengan Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia di Papua.

Adapun kemitraan ini mencakup riset bersama, pengembangan kurikulum berbasis industri, hingga program magang bagi mahasiswa. Melalui kolaborasi dengan Uncen, Freeport mendukung kehadiran generasi muda Papua agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern, sehingga dapat berkontribusi langsung pada pembangunan daerahnya.

Sementara di sektor infrastruktur, Freeport turut berperan aktif dalam penyediaan akses air bersih bagi masyarakat sekitar. Melalui kerja sama dengan Pemkab Mimika, perusahaan mengimplementasikan sistem distribusi air bersih yang modern dan ramah lingkungan bagu ribuan warga Timika. Proyek yang diresmikan pada Juli 2025 ini menggunakan teknologi filtrasi guna memastikan kualitas air memenuhi standar kesehatan.

Rangkaian inisiatif sosial dan pembangunan ini disebut menjadi bagian dari strategi tanggung jawab sosial Freeport, yang berfokus pada empat pilar utama, yaitu kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Setiap langkah dijalankan melalui pendekatan kemitraan, dengan keterlibatan pemerintah daerah, lembaga masyarakat, dan warga setempat dalam proses pembangunan.

Di sisi lain, dengan melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, Freeport berupaya menciptakan model pembangunan inklusif yang dapat bertahan lama bahkan setelah masa tambang berakhir.

Dukungan teknis dan finansial yang diberikan Freeport terbukti mendukung sejumlah program pembangunan di Mimika dan wilayah sekitarnya, yang kini memiliki fondasi yang lebih kuat. Dalam jangka panjang, berbagai langkah strategis ini diharapkan tidak hanya memperkuat ekosistem sosial-ekonomi lokal, tetapi juga mempercepat transformasi Papua menuju kesejahteraan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

(inh)