Rupiah Bangkit Tipis ke Rp16.883 Pagi Ini
Nilai tukar rupiah dibuka berada di posisi Rp16.883 per dolar AS pada Kamis (5/3). Mata uang Garuda menguat 9 poin atau 0,05 persen dari perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, mata uang di kawasan Asia dominan menguat. Tercatat, won Korea Selatan menguat 0,03 persen, peso Filipina plus 0,25 persen, baht Thailand plus 0,05 persen, dan ringgit Malaysia 0,14 persen.
Kemudian yuan China menguat 0,14 persen dan yen Jepang naik 0,17 persen. Di sisi lain, dolar Singapura melemah 0,01 persen, dolar Hong Kong minus 0,01 persen, dan rupee India turun 0,73 persen.
Di sisi lain, mayoritas mata uang negara maju merah. Poundsterling Inggris melemah 0,04 persen, dolar Australia minus 0,08 persen, euro Eropa minus 0,02 persen, dan franc Swiss 0,03 persen. Hanya dolar Kanada yang menguat 0,01 persen.
Analis pasar uang Lukman Leong memperkirakan rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini seiring membaiknya sentimen pasar global.
Optimisme muncul setelah Iran dikabarkan memberi sinyal untuk kembali membuka perundingan, sehingga memunculkan harapan de-eskalasi konflik di Timur Tengah.
"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen yang membaik oleh harapan de-eskalasi perang di Timur Tengah setelah Iran mensinyalkan niat untuk kembali berunding," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.
Berdasarkan sentimen di atas, ia pun memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp16.850 sampai Rp16.950 per dolar AS pada hari ini.
(del/pta)