Kemenhub Lakukan Kajian usai Prabowo Restui Kereta Cepat ke Surabaya

CNN Indonesia
Sabtu, 07 Mar 2026 13:45 WIB
Menhub sebut pihaknya baru saja mendapatkan penugasan untuk melakukan kajian perpanjanga jalur kereta cepat ke Surabaya, usai rapat dengan kementerian lainnya. (FOTO:CNN Indonesia/Tunggul).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal melakukan kajian untuk memperpanjang rute kereta cepat hingga Surabaya. Hal ini dilakukan setelah ada lampu hijau dari Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pihaknya baru saja mendapatkan penugasan untuk melakukan kajian setelah rapat dengan kementerian lainnya.

"Ditugaskan, baru mau. Berarti ada (rute ke Surabaya)," ujar Dudy saat Buka Puasa bersama Media di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jumat (6/3).

Menurut Dudy, penugasan untuk melakukan kajian disampaikan saat Kemenhub menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan beberapa waktu lalu.

"Jadi sepertinya sudah ada lampu hijau (dari Prabowo), karena untuk melakukan pengkajian juga kan ada konsekuensi biayanya untuk kita memulai melakukan pengkajian," jelas Dudy.

Menegaskan, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Allan Tandiono mengatakan Prabowo bahkan memberikan arahan khusus agar kereta cepat diperpanjang rutenya tidak hanya sampai Surabaya.

"Sesuai dengan keinginan Presiden, ke Surabaya bahkan Banyuwangi," terang Allan.

Rencana perpanjangan kereta cepat Jakarta-Bandung hingga ke Surabaya sudah sejak pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo. Rencananya, kereta ini akan melintasi Bandung, Kertajati, Yogyakarta, Solo, hingga Surabaya.

Ditargetkan, dengan pembangunan kereta cepat rute baru ini, maka jarak tempuh Jakarta-Surabaya diproyeksikan hanya sekitar 3,5 jam.

(ldy/ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK