IHSG Diproyeksi Lesu Awali Pekan Ini

CNN Indonesia
Senin, 16 Mar 2026 06:23 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Senin (16/3). Tekanan berlanjut bisa mendorong indeks saham jatuh ke level 6.000.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Senin (16/3). Tekanan berlanjut bisa mendorong indeks saham jatuh ke level 6.000. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Senin (16/3).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berada dalam fase koreksi dan berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area 6.991-7.140 pada hari ini, sementara peluang penguatan terdekat berada di kisaran 7.241-7.308.

"Posisi IHSG saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam atau wave (2) pada label merah," ujar Herditya dalam riset hariannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.071, 6.971 dan resistance 7.527, 7.678 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADMR, DSNG, PTRO, dan TAPG.

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham akan kembali menguji area support 7.105-7.140.

Menurutnya, selama penutupan mingguan masih berada di 7.140 atau lebih tinggi maka peluang pembalikan tren masih terbuka, meski jika tekanan berlanjut hingga menembus 6.991 terdapat risiko koreksi lebih dalam menuju 6.744.

"IHSG akan menguji kembali area support 7.105-7.140, dan selama penutupan mingguan masih di 7.140 atau lebih tinggi maka pembalikan tren dapat segera terjadi," ujar Ivan.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 7.106, 6.900, dan 6.744 dan resistance 7.338, 7.585, 7.765, dan 8.098 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ISAT, MEDC, PGEO, TLKM, dan UNTR.

IHSG ditutup di level 7.137 pada perdagangan Jumat (13/3) sore. Indeks saham anjlok 224,91 poin atau minus 3,05 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp14,05 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 28,69 miliar saham.

Pada penutupan pekan lalu, 104 saham menguat, 629 ambruk, dan 86 stagnan. Seluruh sektor tercatat merah.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

[Gambas:Video CNN]

(del/pta) Add as a preferred
source on Google