Pastel Abon CamilanQ Kian Berkembang Berkat Dukungan LinkUMKM BRI

BRI | CNN Indonesia
Rabu, 25 Mar 2026 12:50 WIB
CamilanQ, usaha kuliner dari Surakarta, sukses memperluas pasar dengan Pastel Abon bekrat BRI, Fokus pada kualitas dan digital marketing, omzet meningkat pesat.
Foto: BRI
Jakarta, CNN Indonesia --

Usaha kuliner CamilanQ yang berbasis di Surakarta terus memperluas pasar sejak berdiri pada 2020 dengan mengandalkan Pastel Abon sebagai produk unggulan.

Berangkat dari konsep camilan jadul yang dikemas lebih menarik, produk ini dipasarkan melalui kombinasi kanal online dan offline, serta diperkuat melalui partisipasi dalam pameran dan berbagai event untuk menjangkau pasar lokal hingga antar kota.

Pastel Abon CamilanQ dikenal dengan karakter gurih dan renyah, sekaligus dijaga melalui konsistensi rasa khas dan penggunaan bahan baku berkualitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pendekatan tersebut menjadi dasar untuk mempertahankan permintaan pelanggan di tengah perubahan selera pasar dan dinamika kanal penjualan.

Founder CamilanQ Sri Lestari Rahayu menyampaikan bahwa pengembangan usaha dilakukan secara bertahap dengan fokus pada kualitas produk, promosi, dan layanan pelanggan agar pertumbuhan berjalan lebih stabil.

Proses tersebut juga mendorong penguatan pemasaran melalui kanal digital seiring meningkatnya kebutuhan menjangkau pembeli yang lebih beragam.

"CamilanQ dimulai dari hobi membuat kue dan camilan di rumah. Ide awalnya dari membuat pastel abon untuk keluarga dan tetangga, lalu banyak yang suka dan minta dibuatkan lagi. Tahun 2020 mulai jalan, awalnya jualan online di media sosial. Proses membangun usaha dengan terus meningkatkan kualitas produk, promosi, dan melayani pelanggan dengan baik," ujarnya.

Untuk memperkuat kemampuan digital, Sri menyampaikan bahwa LinkUMKM BRI dimanfaatkan untuk memperluas pasar melalui pelatihan digital marketing serta akses ke platform e commerce, termasuk pemanfaatan fitur promo digital.

CamilanQ juga menggunakan QRIS BRI serta tabungan BRI untuk membantu pengelolaan keuangan usaha.

"Mengenal LinkUMKM BRI dari Rumah BUMN Solo, saya bergabung karena ingin meningkatkan kemampuan digital dan memperluas pasar," kata Sri.

Sri mengamini LinkUMKM membantu melalui pelatihan digital marketing dan akses ke platform e-commerce, sementara fitur yang ia gunakan adalah promo digital.

"Setelahnya, omzet meningkat dan jangkauan pasar lebih luas," ungkapnya.

Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM sebagai sarana pendampingan usaha secara daring, dari peningkatan kapasitas hingga penguatan akses pasar.

Platform ini menghadirkan 6 fitur utama yang saling terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan Register NIB, serta didukung lebih dari 750 modul pembelajaran untuk memperkuat soft skill dan hard skill pelaku usaha.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyatakan bahwa LinkUMKM dirancang untuk memperluas akses pembelajaran dan pendampingan agar pelaku UMKM mampu memperkuat kemampuan digital sekaligus menata pengelolaan usaha secara lebih terarah.

"LinkUMKM membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk mengikuti pelatihan yang relevan dengan kebutuhan bisnis, mulai dari penguatan dasar hingga peningkatan kapasitas untuk berkembang," ujarnya dikutip Rabu (25/3).

Ia menambahkan, BRI mendorong pelaku UMKM memanfaatkan ekosistem pembelajaran dan pendampingan agar pengelolaan usaha semakin adaptif terhadap perubahan pasar.

"Melalui penguatan tersebut, BRI berkomitmen memperkuat UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan," pungkasnya.

(inh) Add as a preferred
source on Google