Harga Solar Vietnam Meroket Dua Kali Lipat Imbas Perang Timur Tengah

CNN Indonesia
Rabu, 25 Mar 2026 15:45 WIB
Harga solar Vietnam naik lebih dari dua kali lipat karena memanasnya perang Timur Tengah menurut data yang dirilis oleh Kementerian Perdagangan Vietnam. (FOTO:AFP/NHAC NGUYEN).
Jakarta, CNN Indonesia --

Harga solar Vietnam naik lebih dari dua kali lipat karena memanasnya perang Timur Tengah menurut data yang dirilis oleh Kementerian Perdagangan Vietnam.

Mengutip AFP, harga solar di sana melonjak sekitar 105 persen sejak 26 Februari lalu. Adapun pemerintah menaikkan harga menjadi 39.660 Dong atau setara Rp25.467 per liter (asumsi kurs Rp0,64 per Dong) pada Rabu (25/3). Angka tersebut naik dari harga solar bulan lalu, yakni 19.270 Dong berdasarkan data Kementerian Perdagangan Vietnam.

Selain itu, harga bensin oktan 95 juga melonjak hampir 68 persen dalam periode yang sama, dari semula 20.150 Dong menjadi 33.840 Dong.

Vietnam meminta bantuan bahan bakar dari beberapa negara, termasuk Qatar, Kuwait, Aljazair, dan Jepang. Sementara itu, pemerintah juga telah menandatangani kesepakatan dengan Rusia mengenai produksi minyak dan gas di kedua negara pada Senin (23/3) lalu.

Di samping itu, Kementerian Keuangan Vietnam juga mengusulkan untuk memangkas setengah tarif pajak perlindungan lingkungan atas bensin dan solar pada Selasa (24/3).

Lonjakan harga minyak sejak dimulainya konflik Timur Tengah telah menyebabkan biaya bahan bakar naik dan memicu kekhawatiran akan kelangkaan di seluruh dunia.

Nguyen Van Chi, seorang warga Hanoi, Vietnam mengatakan tidak mengemudikan truknya selama dua minggu terakhir dan memilih untuk bersepeda sebanyak mungkin.

"Dengan harga solar yang luar biasa ini, saya bahkan tidak bisa menjual truk saya karena tidak ada yang akan menggunakannya," kata pengusaha tersebut kepada AFP, Rabu (25/3).

[Gambas:Video CNN]

(fln/ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK