Pratikno: Arus Mudik Berjalan dengan Baik
Pemerintah menilai pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026 berjalan baik meski dihadapi volume kendaraan yang cukup tinggi.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menyebut volume kendaraan yang cukup tinggi terlihat pada periode H-12 hingga H+3 Lebaran.
"Alhamdulillah arus mudik berjalan dengan baik," kata Praktikno di Jasa Marga Toll Road Command Center, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menilai peningkatan jumlah kendaraan selama periode tersebut tetap dapat ditangani secara lancar, termasuk di jalur penyeberangan.
Selain itu, Pratikno mengungkap angka kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan sekitar 16 persen.
"Jadi ini adalah sebuah syukur yang harus kita panjatkan kepada Tuhan atas kelancaran arus mudik ini," ujar Pratikno.
Menurut dia, keberhasilan ini merupakan hasil dari langkah antisipatif dan respons cepat berbagai pihak seperti Kementerian Perhubungan, Polri, dan Jasa Marga. Polri telah melakukan monitoring melalui penggunaan teknologi secara ketat, sehingga penanganan di lapangan bisa dilakukan berbasis data dan secara cepat.
Pratikno juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk BUMN dan Danantara yang turut mendukung kelancaran arus mudik.
Pada arus balik kali ini, Pratikno berharap tidak terjadi penumpukan pada 28 dan 29 Maret yang diperkiraka kembali menjadi puncaknya setelah 24 Maret. Ia pun mengimbau masyarakat untuk memulai perjalanan balik lebih awal.
Dalam kesempatan sama, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turut menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini.
Menurut dia, kerja sama seluruh pihak mampu membawa penyelenggaraan mudik Lebaran tahun ini berjalan baik.
"Kami ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak penyelenggara angkutan lebaran, TNI, Polri, BUMN yang telah bekerja keras, bekerja sama dengan sebaik-baiknya, sehingga kita mampu menyelenggarakan angkutan Lebaran dengan baik," katanya.
Menjelang puncak arus balik pada 28 Maret dan 29 Maret, masyarakat didorong memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) serta memulai arus balik lebih awal pada 26 dan 27 Maret yang bertepatan dengan pemberian diskon tarif tol.
"Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan (kebijakan WFA dan diskon tarif tol) ini, sehingga kita bisa mengurangi kepadatan yang kita prediksi akan terjadi pada tanggal 28 maupun 29 Maret," ujar Dudy.
(dhz/pta) Add
as a preferred source on Google