Rupiah Rontok ke Rp17.080, Kompak Merah dengan Mata Uang Lain

CNN Indonesia
Selasa, 07 Apr 2026 09:42 WIB
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.080 per dolar AS pada Selasa (7/4) pagi. Mata uang Garuda melemah 45 poin atau 0,26 persen dari perdagangan sebelumnya.
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.080 per dolar AS pada Selasa (7/4) pagi. Mata uang Garuda melemah 45 poin atau 0,26 persen dari perdagangan sebelumnya. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.080 per dolar AS pada Selasa (7/4) pagi. Mata uang Garuda melemah 45 poin atau 0,26 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia juga keok. Ringgit Malaysia turun 0,01 persen, dolar Singapura melemah 0,19 persen, won Korea Selatan jatuh 0,20 persen, serta yen Jepang anjlok 0,14 persen

Sementara, dolar Hong Kong berhasil menguat 0,01 persen, sedangkan yuan China datanya belum tersedia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Senada, mata uang utama negara maju kompak berada di zona merah. Euro Eropa amblas 0,14 persen, poundsterling Inggris merosot 0,15 persen, dan franc Swiss anjlok 0,23 persen.

Lalu, dolar Australia juga terperosok 0,26 persen, dan dolar Kanada melemah 0,14 persen.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan pelemahan rupiah dipicu kekhawatiran eskalasi perang di Timur Tengah yang kian memanas, terutama setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump.

"Trump kembali mengulangi bahwa AS akan mengebom pembangkit listrik dan jembatan Iran pada hari Selasa," katanya kepada CNNIndonesia.com.

Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp17 ribu hingga Rp17.100 per dolar AS.

[Gambas:Video CNN]

(pta) Add as a preferred
source on Google